Hunian Vertikal Pasarkan Area Komersial | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 20 2017
No Comments

Hunian Vertikal Pasarkan Area Komersial

Hunian Vertikal Pasarkan Area Komersial

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Diamond Land Development, melalui anak perusahaannya PT Diamond Citra Propertindo, secara resmi meluncurkan area komersial di proyek Diamond Amara Avenue yang disingkat Dave Apartment. 

Peluncuran area komersial ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara Diamond Land Development dengan brand  retail modern yang membuka gerai di Dave Apartment.

Selain itu bersama PT Graha Telekomunikasi Indonesia, Diamond Land Development juga melakukan kerjasama untuk pemasangan jaringan internet yang merupakan fasilitas utama di hunian yang menyasar segmen mahasiswa ini.

Presiden Direktur PT Diamond Land Development, Adam Bilfaqih, mengatakan, Dave Apartment merupakan hunian vertikal yang dikembangkan untuk fokus memenuhi kebutuhan segmentasi mahasiswa.

“Lokasinya sangat strategis karena berada di epicentrum bisnis rumah kost mahasiswa, Jalan Palakali Raya, Kukusan, Depok, tepatnya di pintu belakang Universitas Indonesia. Dimana saat ini harganya sudah naik 50 persen dari harga perdana saat pertama kali diluncurkan yakni Rp Rp 308 juta/unit,” jelas Adam di Depok, belum lama ini.

"Sejak diluncurkan pada Mei 2015, penjualan unit Dave Apartment telah mencapai angka 75 % dari total unit yang berjumlah 868. Kami optimistis trennya akan terus meningkat karena harga kita cukup menarik dan lokasinya strategis, hanya ratusan meter dari ruas tol Cijago dan pintu tol Kukusan.," terang Adam. 

Walau menyasar segmen menengah Dave Apartment memiliki fasilitas sistem keamanan kawasan yang dirancang khusus untuk mengutamakan kenyamanan dan privasi bagi para penghuninya. Hal ini terwujud dalam penerapan Advance Security Management, di dukung oleh kamera pengawas 24 jam (CCTV), 2 way intercom dan Electronic Access Card System.

Terkait area komersial, pengembangannya dibagi dalam zonasi yaitu food and beverage (F&B), ritel, dan office (perkantoran). Rencananya, pihak pengembang menyiapkan 18 unit area komersial yang ditawarkan kepada pembeli.

"Sampai saat ini, nomor urutan pemesan (NUP) telah mencapai angka 35. Sedangkan untuk harga jualnya, unit komersial tersebut ditawarkan seharga 35 juta rupiah per meter persegi," terangnya. 

Proyek Baru PT Diamond Land Development saat ini sednag mneyiapkan proyek baru yang rencananya diluncurkan pada Agustus mendatang. Proyek berkonsep landed house ini berlokasi di kawasan Tangerang dan Bogor. 

Adam menjelaskan, salah satu alasan untuk mengembangkan proyek baru dengan harga Rp 200 jutaan ini karena minat masyarakat untuk memiliki tempat tinggal cukup tinggi dan ini juga didukung oleh kondisi ekonomi yang terus membaik. Lebih lanjut Adam mengatakan, pengembangan landed house ini merupakan bisnis  utama dari bisnis Diamond Land Development sebagai pengembang.

Karenanya, kami tengah menyiapkan rencana untuk membangun dua proyek hunian yang memiliki kedekatan dengan jalur kereta, commuter line. Lokasinya dekat dengan Stasiun Cileujit (Bogor) dan Stasiun Daru (Tangerang). Luas lahan kedua proyek tersebut 10 hektar dan pengembanganya ditujukan untuk segmen hunian menengah bawah dengan kisaran harga mulai dari 200 jutaan rupiah. 

Untuk pilihan tipenya terbagi dalam dua yaitu 27/60 dengan harga jual 200 jutaan rupiah  dan tipe 36/72 dengan harga jual  258 juta rupiah. "Untuk tahap awal, kami akan buka lahan seluas 3 hektar. Adapun jumlah unit yang di tawarkan 250 unit dengan konsep klaster," terangnya. yun/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment