Hindari Kesan Kaku di Ruang Tamu | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 10 2019
No Comments

Hindari Kesan Kaku di Ruang Tamu

Hindari Kesan Kaku di Ruang Tamu

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Memiliki ruang tamu dengan sentuhan gaya formal memang membuat tampilan lebih elegan. Namun, biasanya, nuansa formal terkesan kaku. Jika igin mengubah gaya kaku menjadi ruang tamu santai dan kekeluargaan ada beberapa trik dan tips yang mesti diperhatikan.

Mungkin, ruang tamu yang serba formal dan mewah ini memang tidak untuk rutin mengundang tamu. Karena memang tidak setiap hari tamu datang.

Namun, ruang tamu digunakan sesekali, yakni di saat ada tamu datang atau mengundang teman dan keluarga. Sayang di hari – hari biasa, ruang tamu formal ini mungkin akan sering kosong karena tidak digunakan.

Padahal, Menurut Menurut Harie, desainer dan arsitek ruangan, dengan sedikit strategi, Anda bisa mengubah ruang tamu formal menjadi lebih kasual sehingga bisa digunakan sehari-hari untuk tempat ngobrol bersama kerabat terdekat. Tentunya, dengan suasana yang lebih santai akan lebih mengakrabkan antar anggota keluarga.

Meja dan kursi, dan buffet yang terbuat dari kayu mahoni atau ceri, dengan permukaan yang dipelitur sampai halus, merupakan beberapa furnitur khas ruang tamu formal.

Sebuah meja diletakkan di tengah ruang, sementara itu di bagian sisi dinding, biasa diletakkan rak – rak atau lemari pajangan yang biasa dimanfaatkan untuk menampilkan perabotan keramik dan kristal.

Untuk menghindari kesan formal dan kaku di ruang tamu, pindahkan furniturfurnitur yang terkesan mewah. Selain itu, ganti dengan perabotan yang lebih kasual dan sederhana namun tetap santai dan nyaman digunakan.

“Yang perlu diperhatikan adalah perabotan tersebut harus mudah untuk dibersihkan, sehingga cocok untuk penggunaan setiap hari,” jelasnya.

Tips lain, singkirkan perabotan mewah seperti alat makan dari keramik, dari perak, atau kristal yang dipajang pada lemari. Ganti dengan item yang lebih sederhana untuk ditampilkan, contohnya keranjang, kotak kayu, atau piring dan cangkir biasa.

“Atau, bisa saja Anda mengubah lemari pajangan sebagai lemari buku. Yakni dengan meletakkan beberapa buku bacaan di dalamnya. Kehadiran rak buku di ruangan ini akan memberikan sentuhan yang lebih hangat ala rumahan,” tambahnya.

Meja tamu sering dilapisi dengan taplak meja tamu yang lebih terlihat elegan dan berkelas. Keberadaan taplak meja yang bagus dan dihiasi renda ini tidak ideal untuk dihadirkan untuk konsep kasual.

Untuk itu, diusahakan mengganti taplak meja ini dengan kain yang lebih sederhana. Pilih model kain yang simpel, yang dapat langsung digunakan. Anda bisa menggunakan taplak meja dengan motif floral untuk menghadirkan ruang ala Shabby chic, yang elegan namun tetap santai.

Anda juga bisa memadumadankan kursi dengan meja tamu yakni dengan menghadirkan kursi yang memiliki bantalan dari kain dengan motif senada dengan taplak meja. Anda bisa memanfaatkan kain seperti ticking stripes or plaids.

Untuk dinding, pada ruang formal sering dicat dengan warna gelap dan mungkin memiliki fitur arsitektur wainscoting dan crown molding dalam nuansa yang gelap.

Jika Anda bermaksud menghilangkan suasana formal, disarankan untuk menggantinya dengan lampu atau fixture yang lebih santai. Lampu dengan shade dari logam mungkin bisa dipilih, karena lampu ini memberi kvsan industrial, yang kini tengah menjadi tren desain interior.

Anda juga bisa memilih lampu pendam, terutama jika Anda ingin menghadirkan kesan santai dan kalem. Alternatif lain, hadirkan lampu meja yang ditempatkan di meja sisi atau di bufet tak jauh dari meja tamu. Ruang tamu formal sering dilapisi dengan karpet oriental atau permadani mahal dari Turki. yun/E-6

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment