Koran Jakarta | June 17 2019
No Comments
Transportasi Massal l PT LRT Jakarta Tunggu Izin Operasi

Hari Pertama Uji Publik LRT, Penumpang Capai 5.000

Hari Pertama Uji Publik LRT, Penumpang Capai 5.000

Foto : Koran Jakarta/M. Fachri
Uji Publik I Kereta Light Rail Transit (LRT) rute Kelapa Gading–Velodrome, melintas saat uji publik di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/6). Uji publik yang terbuka untuk umum secara cuma-cuma ini akan berlangsung selama 11 hari atau sampai Jumat (21/6) dengan waktu operasi kereta pukul 5.30-23.00 WIB.
A   A   A   Pengaturan Font

PT LRT Jakarta menuggu izin operasi Light Rail Transit (Lintas Rel Terpadu-LRT) dari Kementerian Perhubungan untuk operasikan LRT secara penuh.

JAKARTA – Jumlah peserta uji publik gratis Light Rail Tran­sit (Lintas Rel Terpadu-LRT), Jakarta yang diselenggarakan mulai Selasa (11/6) telah me­menuhi kuota.

Corporate Communication Manager PT LRT Jakarta, Meli­sa Suciati, mengatakan masya­rakat yang sudah mendaftarkan diri untuk ikut uji coba publik pada hari ini sudah penuh kuo­ta yakni 5.000 orang.

“Hari ini kita sudah full 5.000 orang peserta yang sudah ter­verifikasi email-nya dan sudah mendapatkan e-tiket, semua fasilitas juga sudah bisa digu­nakan. Waktu operasi kereta mulai pukul 5.30 WIB sampai dengan 23.00 WIB dan selang waktu antarkereta (headway) 10 menit,” ujarnya.

Melisa menjelaskan, meski telah memenuhi target jum­lah penumpang setiap hari se­lama uji publik gratis ini. Ia tak menutup kemungkinan untuk menambah jumlah kuota apa­bila diperlukan.

“Kami menargetkan 5 hari pertama itu setiap hari 5.000 orang. Tapi kita akan sesuaikan dengan antusiasme masyara­kat. Kalau memang tinggi kita akan sesuaikan,” kata dia

Dia memastikan, seluruh fasilitas yang diperlukan warga sudah tersedia seperti eskala­tor, lift, toilet, hingga musala dan sudah bisa digunakan pe­numpang. Dia mengatakan uji publik itu akan berlangsung se­lama 11 hari ke depan dengan mengoperasikan enam rangka­ian kereta.

“Train set yang akan digu­nakan enam train set, dari to­tal delapan yang sudah teruji, kapasitasnya satu train set bisa mengangkut 270 penumpang,” imbuh Melisa.

Bagi calon penumpang bisa mencoba kereta LRT rute Kela­pa Gading–Velodrome dengan jarak tempuh 5,8 km dengan mendaftarkan diri terlebih da­hulu melalui website: bit.ly/Uji­PublikLRTJ.

Sementara pantauan Koran Jakarta hingga pukul 10.30 WIB, hanya terlihat beberapa warga yang menjajal moda transportasi baru berbasis rel tersebut. Pada uji publik per­tama ini, beberapa kursi masih terlihat kosong.

Tak berbeda dengan kereta umumnya, LRT yang beropera­si melayang di atas jalan raya ini didesain dengan ukuran le­bih minimalis. Tempat duduk yang disediakan pun tidak ba­nyak, namun lengkap dengan kursi prioritas. Akses menuju stasiun pun cukup mudah, ada pilihan tangga dan tangga ber­jalan atau eskalator.

Kereta buatan Korea Sela­tan ini cukup modern. Kabin yang dilengkapi beragam pe­tunjuk ini pun dibuat nyaman dengan penyejuk ruangan. Se­hingga, penumpang tak perlu khawatir kepanasan meskipun berdesak-desakan di dalam kereta. Terlebih, rute Kelapa Gading–Velodrome hanya ditempuh dalam waktu 13 me­nit saja.

Izin Operasi

Terpisah, Direktur Proyek LRT Jakarta, Iwan Takwin, me­ngaku pihaknya belum men­gantongi izin operasional LRT dari Kementerian Perhubun­gan. Menurutnya, Kementeri­an Perhubungan baru mener­bitkan rekomendasi teknis, keselamatan serta sarana dan prasarana saja. Sehingga, tahap uji publik yang dipastikan mirip dengan operasi komersial perlu dilakukan sebelum izin operasional itu diterbitkan.

“(Izin operasi) masih pro­ses, yang disyaratkan oleh Ke­menhub itu izin operasi kan. Kalau yang sudah ada itu re­komendasi teknis, kemudian rekomendasi keselamatannya serta sarana dan prasarana,” katanya.  pin/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment