Koran Jakarta | June 21 2018
No Comments
Arus Mudik

Hari ini Puncak Mudik di Jalur Nagreg

Hari ini Puncak Mudik di Jalur Nagreg

Foto : ANTARA/Raisan Al Farisi
Jalan Longsor - Pemudik melintas di samping jalan longsor di jalur altenatif Sumedang-Subang, Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (12/6).
A   A   A   Pengaturan Font

BANDUNG – Arus kendaraan di jalur utara dan selatan Pulau Jawa pada tiga hari (H-3) menjelang Idul Fitri masih ramai, namun tidak menyebabkan kemacetan parah.

Para pengguna jalan tol malah merasakan lancar sehingga waktu tempuh menuju kampung halaman lebih cepat yang diperkirakan.


Namun, pemudik yang melintasi jalur selatan menuju Garut, Tasikmalaya, hingga Jawa Tengah mesti waspada. Sebab, hari ini, Rabu (13/6), diperkirakan puncak arus mudik di jalur Nagreg.

“Berdasarkan catatan, dalam pantauan trafik setiap harinya terus terjadi peningkatan, tapi prediksi kami sejak awal pada H-2,” ujar Penanggung Jawab Posko Pencatatan Induk Nagreg, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Isnuri, di Nagreg, Selasa (12/6).


Ia mengatakan, pada Senin tercatat 80.849 kendaraan melintasi jalur Nagreg. Sementara pada Selasa hingga pukul 14.00 WIB mencapai 50.657 kendaraan. Jumlah tersebut akan terus bertambah, mengingat penutupan pencatatan hingga pukul 00.00 WIB.


Sementara itu, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu. Hal ini sehubungan dengan mulai liburnya para pekerja di pabrik serta sebagian karyawan swasta lainnya.

“Di Nagreg tetap, puncak arus mudik pada H-2, kalau merujuk catatan tiap tahunnya. Dan hari ini (Selasa) terakhir pegawai pabrik kerja,” kata dia.


Jalur Nagreg sempat tersedat akibat adanya tumpahan oli di jalur kiri dekat dengan pos pengamanan Nagreg, beberapa menit setelah adzan Maghrib.

Akibat adanya tumpahan oli tersebut, petugas kepolisian langsung melakukan penutupan satu lajur kiri untuk kemudian dilakukan pembersihan menggunakan tanah.


“Kami dari petugas keamanan tidak mau adanya pemudik yang kecelakaan, sehingga kami melakukan rekayasa dengan menutup satu lajur,” ujar Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan.


Akibat penutupan satu lajur tersebut, laju kendaraan terhambat sekitar 30 menit. Usai dibersihkan, pada pukul 19.00 WIB laju kendaraan kembali lancar. Ant/tgh/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment