Koran Jakarta | September 23 2018
No Comments
Ketahanan Pangan

Harga Sembako di Tangerang Mulai Stabil

Harga Sembako di Tangerang Mulai Stabil

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

TANGERANG - Memasuki dua pekan Ramadan, harga harga sembako di Tangerang masih stabil. Hal ini terungkap ketika Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangerang M Yusuf melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Anyar, Pasar Bandeng dan salah satu super market
“Secara umum harganya masih stabil,” kata Pjs Wali Kota Tangerang M Yusuf, di Tangerang, Jumat (25/5).

Ia mengatakan, sidak tersebut dilakukan untuk memantau harga dan stok sembilan bahan pokok (sembako) selama Ramadan dan Idul Fitri.

Yusuf menjelaskan, stabilnya harga bahan pokok tersebut dipengaruhi oleh persedian sembako yang masih melimpah. “Kecuali daging ayam, yang lainnya masih stabil. Tadi itu mereka bilang karena barangnya juga mudah didapatkan stoknya masih berlimpah,” terangnya.

Sementara itu terkait upaya pemkot untuk melakukan pengendalian harga selama Ramadhan dan Idul Fitri, menurut dia, akan berkoordinasi dengan Bulog untuk melakukan operasi pasar termasuk juga dengan pengusaha retail dengan melakukan bazar di 12 titik.

“Rencananya kita akan lakukan bazar kerjasama dengan pengusaha retail dan juga pasar murah di 12 pasar,” terangnya.

Dari pantauan di tiga lokasi tersebut ditemukan harga sembako masih stabil antara lain Beras IR kualitas I 11.500 rupiah per kilogram, daging sapi 120.000 rupiah per kilogram, daging ayam 44.000 per kilogram minyak goreng curah 12.000 rupiah kilogram dan cabai rawit 35.000 rupiah per kilogram.

Sementara itu, Polresta Tangerang, Banten, mengandeng Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang mengelar pasar murah dengan menjual aneka bahan kebutuhan untuk keperluan warga selama Ramadhan 1439 Hijriah.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif di Tangerang, Jumat, mengatakan operasi pasar murah itu digelar hingga 6 Juni 2018 dan dilaksanakan di tiap kepolisian sektor di daerah itu. “Pelaksana kegiatan sepenuhnya ditangani Bhayangkari karena mereka dianggap mampu melayani masyarakat dalam kebutuhan rumah tangga,” katanya.

Dia mengatakan pasar murah itu menyediakan beras, telur, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, daging sapi, daging ayam, cabai, bawang merah dan bawang putih.

Bahkan harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari harga di pasar tradisional atau pusat perbelanjaan di Kabupaten Tangerang.

Ant/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment