Koran Jakarta | June 17 2019
No Comments

Harga Indeks Biodiesel Turun

Harga Indeks Biodiesel Turun

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA-Memasuki bulan Juni 2019, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direk­torat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi kembali merilis besaran Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) yang meliputi biodiesel dan bio­etanol.

Kedua komoditas tersebut mengalami perubahan ber­beda akibat fluktuasi harga minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) maupun pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Tarif biodiesel ditetapkan sebesar 6.977 ruliah per liter, atau turun 371 rupiah dari Mei 2019, yaitu 7.348 rupiah per liter. Harga tersebut masih belum termasuk perhitungan ongkos angkut, yang berpedoman pada Keputusan Men­teri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No.91 K/12/DJE/2019.

“Trend bioetanol dan biodiesel bulan ini berbeda. Harga ini berlaku juga untuk B-20 atau campuran Biodiesel ke Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 20 persen,” kata Ke­pala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi di Jakarta, Rabu (12/6).

Penurunan HIP biodiesel ini terjadi akibat menurunnya harga minyak kelapa sawit.  ers/E-9

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment