Koran Jakarta | June 18 2019
No Comments

Hanya Pekerja Asing Pascasarjana Diizinkan Bekerja di AS

Hanya Pekerja Asing Pascasarjana Diizinkan Bekerja di AS

Foto : istimewa
Francis Cissna
A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON DC – Program visa kerja H-1B di Amerika Serikat (AS) hanya akan diprioritaskan untuk diberikan bagi pekerja asing yang menyandang gelar pascasarjana dari universitas-universitas di AS saja. Ketentuan final soal keimigrasian AS ini diumumkan oleh Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS dan mulai berlaku terhitung akhir Januari lalu.

“Perusahaan AS hanya bisa merekrut pekerja asing jika mereka telah memiliki gelar pascasarjana atau strata pendidikan lebih tinggi dari perguruan tinggi AS. Pekerja asing pascasarjana berpeluang besar mendapatkan lotere visa kerja H-1B berdasarkan peraturan yang baru,” kata Direktur Layanan Kewargaanegaraan dan Imigrasi AS, Francis Cissna, seperti dilansir dari kantor berita AFP pada Minggu (10/2).

Visa kerja H-1B banyak diajukan oleh pekerja asing yang berprofesi di bidang teknologi dan pekerja asing yang amat terampil ini banyak dibutuhkan oleh banyak perusahaan teknologi di Lembah Silikon. Setiap tahunnya, tercatat lebih dari 85 ribu warga asing mengajukan permohonan program visa H-1B agar bisa bekerja di AS.  Ang/AFP/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment