Koran Jakarta | November 22 2017
No Comments

Gubernur Tokyo Mundur sebagai Ketua Partai Harapan

Gubernur Tokyo Mundur sebagai Ketua Partai Harapan

Foto : REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, saat mengumumkan nama partai yang dibentuknya, Partai Harapan, dalam konferensi pers di Tokyo Metropolitan Government Building, Tokyo, Jepang, 25 September lalu. Pada Selasa (14/11) Koike menyatakan mundur sebagai ketua dari Partai Harapan.
A   A   A   Pengaturan Font

TOKYO – Gubernur Tokyo yang juga merupakan ketua dan salah satu pendiri dari Partai Harapan, Yuriko Koike, pada Selasa (14/11) menyatakan mundur sebagai ketua partai oposisi di Jepang. Pengunduran diri Koike setelah partainya kalah dalam pemilihan umum bagi memperebutkan kursi di majelis rendah parlemen pada 22 Oktober.

“Saya ingin mundur sebagai ketua partai namun akan tetap jadi pendukung (Partai Harapan),” kata Koike saat pertemuan dengan anggota parlemen dari Partai Harapan. “Saya akan menyerahkan semuanya pada ketua Yuichiro Tamaki,” imbuh dia.

Saat pemunculan untuk pertama kalinya, Partai Harapan sempat membuat sensasi karena diprediksi bisa mengalahkan partai berkuasa, Liberal Democratic Party (LDP), dan Koike pun digadang-gadang bisa menggantikan posisi Shinzo Abe sebagai Perdana Menteri Jepang.

Sayangnya semua harapan itu sirna karena Koike kemudian menyataakan tak mengincar posisi sebagai PM Jepang dan akibatnya hasil pemilu menyatakan Partai Harapan hanya bisa meraih 51 kursi dari total 465 kursi di majelis rendah, sementara partai berkuasa LDP meraih kursi sebanyak 283 kursi. Rtr/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment