Koran Jakarta | July 22 2019
No Comments
Skandal 1MDB - Malaysia Tuding Goldman Sachs Bantu Jual Obligasi

Goldman Sachs Tuduh Malaysia Berbohong

Goldman Sachs Tuduh Malaysia Berbohong

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font
Goldman Sachs kecewa, apalagi mereka tidak diberi kesempatan menjelaskan soal tuduhan itu, dan tiba-tiba diperkarakan.

NEW YORK- Perusahaan investasi atau bank penanaman modal dan jasa keuangan asal Amerika Serikat, Goldman Sachs, menyangkal tuduhan pemerintah Malaysia yang menyatakan mereka terlibat dan menerima jatah dalam skandal korupsi lembaga 1 Malaysia Development Berhad (1MDB).

Goldman Sachs balik menuduh Negeri Jiran itu berdusta sehingga merasa terjebak dalam pusaran kasus. “Sejumlah mantan pejabat Malaysia dan 1MDB berdusta kepada Goldman Sachs, di luar penasihat dan pihak lain, tentang penggunaan dari transaksi ini,” demikian pernyataan disampaikan Goldman Sachs, Selasa (18/12).

Selepas pemerintah Malaysia menyatakan akan memperkarakan Goldman Sachs ke meja hijau pada Senin, nilai saham bank investasi itu langsung anjlok 2,7 persen di bursa. Negeri Jiran menyatakan dua mantan bankir Goldman Sachs bertanggung jawab dalam skandal itu.

Mereka adalah mantan Kepala Cabang dan Direktur Operasional Goldman Sachs Asia Tenggara, Tim Leissner, serta mantan direktur Roger Ng Chong Hwa. Di samping itu, Malaysia juga menjerat mantan pegawai 1MDB, Jasmine Loo Ai Swan serta pengusaha sekaligus ahli keuangan Low Taek Jho atau Jho Low turut didakwa melakukan korupsi. Leissner telah bekerja sama melakukan penyuapan dengan Jho Low, untuk memastikan perusahaan itu menang dalam tender.

 

Akan Menyangkal

 

Goldman merasa kecewa, apalagi mereka tidak diberi kesempatan menjelaskan soal tuduhan itu, dan tiba-tiba diperkarakan. Mereka menyatakan akan menyangkal segala sangkaan melalui jalur hukum.

“Direktur dan dewan direksi 1MDB selalu melapor kepada perdana menteri saat itu, dan mereka menjamin dalam setiap transaksi tidak melibatkan pihak ketiga,” lanjut pernyataan Goldman Sachs.

Jho Low adalah tokoh yang disebut-sebut sebagai dalang di korupsi besar-besaran 1MDB, yang sampai saat ini masih buron. Goldman Sachs menjadi salah satu objek pemeriksaan lantaran diduga membantu menjual tiga obligasi 1MDB senilai 6,5 miliar dollar AS, dengan biaya jasa sebesar 600 juta dollar AS.

Penjualan obligasi itu juga tengah diselidiki oleh enam negara, termasuk Amerika Serikat. Jaksa Agung Malaysia, Tommy Thomas, mengatakan dakwaan terhadap Goldman Sachs dikeluarkan berdasarkan Undang-Undang Sekuritas Negara.

Thomas menuturkan jaksa tengah mencari legalitas untuk menjatuhkan denda terhadap Goldman Sachs, yang diduga menyalahgunakan dana hasil penjualan obligasi 1MDB sebesar 2,7 miliar dollar AS. Goldman Sachs juga dituduh menerima imbalan 600 juta dollar AS karena membantu penjualan tersebut.

Kementerian Hukum AS menyatakan uang 1MDB sebesar 4,5 miliar dollar AS telah disalahgunakan, termasuk uang hasil penjualan obligasi yang dilakukan Goldman Sachs dan sejumlah pejabat 1MDB sejak 2009 hingga 2014. 

 

AFP/gma/P-4

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment