Koran Jakarta | September 15 2019
No Comments
Sepakbola Eropa

Gelar La Liga Milik Barca

Gelar La Liga Milik Barca

Foto : AFP/PAU BARRENA
RAYAKAN KEMENANGAN - Para pemain Barcelona bersama putra-putrinya merayakan gelar juara La Liga setelah menang 1-0 atas Levante, di Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Minggu (28/4) dini hari WIB. Ini merupakan gelar La Liga keempat Barcelona dalam lima tahun terakhir.
A   A   A   Pengaturan Font

MADRID – Barcelona mungkin belum membukti­kan bahwa mereka adalah tim terbaik di Eropa. Tapi tak ter­bantahkan, Barca adalah yang terbaik di Spanyol setelah meraih gelar La Liga keempat dalam lima tahun terakhir, Minggu (28/4) dini hari WIB.

Barca unggul sembilan poin dari Atletico Madrid dengan tiga pertandingan tersisa musim ini. Sementara itu, Real Ma­drid tampaknya akan menyelesaikan musim kedua berturut-turut membuntuti Barca dengan selisih dua digit. Kega­galan Real membuat mereka kini memiliki catatan menye­dihkan dalam memenangkan La Liga, hanya sekali dalam tujuh tahun terakhir.

“Tujuan pertama kami adalah menjaga konsistensi, menjadi yang terbaik setiap hari,” ujar Ernesto Valverde pada September lalu.

Pada awal Januari, keung­gulan Barca lima poin, enam poin pada Februari, tujuh pada Maret, dan delapan di bulan April. Beberapa pihak kemudian berharap akan ada persaingan ketat ketika mere­ka bermain imbang 4-4 kontra Villarreal. Tapi, kemenangan atas Atletico beberapa hari kemudian membuat Barca sulit dikejar.

Performa buruk beberapa tim di bawah mereka tentu saja membantu. Bahkan, jika Barcelona terpeleset, Real terlalu jauh ketinggalan, semen­tara Atletico sering gagal menang di laga tandang dan sering kali gagal meraih poin penuh saat diperlukan.

“Bagi kami, tahun depan, liga harus menjadi prioritas nomor satu kami,” ujar pelatih Real, Zinedine Zidane, Rabu lalu.

Penguasa Spanyol

Barca dinobatkan sebagai penguasa sepak bola Spanyol delapan kali dalam 11 tahun terakhir. Periode dominasi itu dimulai dengan treble winners bersejarah di bawah asuhan Pep Guardiola. Barca mengu­langinya saat dilatih Luis En­rique, dan sekarang Valverde juga memiliki kesempatan itu.

“Apa yang telah kami laku­kan selama beberapa tahun terakhir akan dicatat dalam sejarah,” ujar Sergio Busquets.

Valverde mungkin tidak pernah meyakinkan pihak yang menganggap pragmatis. Gayanya dianggap melenceng dari gaya ikonik Guardiola dan bertentangan dengan ciri khas Barcelona.

Memenangkan Liga Cham­pions pasti akan menenang­kan pihak yang meragukan­nya. Selain itu, Valverde bisa menyegel tiga gelar dengan final Copa del Rey melawan Valencia yang berlangsung bulan depan di Seville.

“Kami harus memasti­kan gelar sesegera mungkin, dengan begitu, kamu bisa memikirkan semifinal (Liga Champions) melawan Liver­pool,” ujar Lionel Messi. ben/AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment