Garuda Muda Siap Atasi Myanmar | Koran Jakarta
Koran Jakarta | August 11 2020
No Comments

Garuda Muda Siap Atasi Myanmar

Garuda Muda Siap Atasi Myanmar

Foto : ANTARA/SIGID KURNIAWAN
A   A   A   Pengaturan Font

Timnas Indonesia bertekad melaju ke Final SEA Games 2019. Skuad Indra Sjafri telah siap jika laga harus diakhiri dengan adu penalti saat melawan Myanmar.

MANILA - Setelah memastikan diri lolos ke semifinal cabang olah raga sepak bola putra SEA Games 2019, Tim Nasional (Timnas) U-22 Indonesia siap meraih tiket ke final. Sukses menyingkirkan Myanmar di laga semifinal yang berlangsung Sabtu (7/12) pukul 15.00 WIB di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, akan membuat Garuda Muda selangkah menuju medali emas.

Gelandang timnas Indonesia U-22, Sani Rizki mengatakan bukan tak mungkin medali emas bisa diraih. Myanmar bukan lawan asing bagi Garuda muda. Terakhir kali mereka berjumpa sebelumnya adalah pada g babake grup Piala AFF U-23 2019 di Kamboja Februari lalu. Kedua tim bermain imbang 1-1.

Menurut Sani, saat ini Timnas Myanmar U-22 diisi oleh para pemain yang agresif dan cepat. “Mudah-mudahan target juara alias meraih emas bisa tercapai. Kami mohon dari masyarakat Indonesia. Insya Allah kami bisa menjadi juara. Lawan Myanmar? Myanmar kami pernah bertemu di Piala AFF U-23 2019. Myanmar adalah tim agresif, cepat, dan bagus,” ujar Sani dikutip dari laman resmi PSSI, Jumat (6/12).

Hal yang sama juga diungkapkan bek Andy Setyo Nugroho. Dia berharap hasil positif kembali mengikuti skuad Indonesia di babak semifinal. Andy berharap Indonesia bisa kembali tampil maksimal melawan Myanmar di babak semifinal nanti. Dia mengklaim kalau Indonesia sama sekali tak gentar, meski Myanmar lolos sebagai juara Grup A.

“Semoga di semifinal nanti meraih hasil positif juga. Myanmar saya tak banyak tahu. Yang jelas kami para pemain semua siap untuk pertandingan melawan Myanmar,” ujar Andy.

Pelatih Timnas U-22 Indonesia Indra Sjafri menegaskan tim asuhannya akan melakukanpersiapan semaksimal mungkin meski hanya punya waktu sehari jelang semifinal. “Kita langsung persiapan untuk menghadapi laga semi final,” ujarnya.

Indra Sjafri sedikit membeber sedikit masalah untuk persiapan menghadapi semifinal itu, yakni soal cedera pemain dan hanya punya waktu satu hari, karena laga itu akan digelar pada 7 Desember. “Mungkin karena beberapa pemain sudah bermain beberapa kali, ada dua pemain yang masih cedera. Tapi perlu kita syukuri dan perlu kita bersiap-siap untuk semifinal dengan interval hanya satu hari. Dan kita akan perlu memberikan recovery untuk bisa bermain lebih oke lagi pada 7 Desember nanti,” sambungnya.

Skuad Garuda Muda juga telah siap jika nanti laga harus diputuskan dengan adu penalti. “Pasti ada sesi untuk tendangan penalti dalam latihan,” jelas Indra yang juga sudah menyiapkan siapa saja yang menjadi eksekutor. “Saya sudah menyiapkan nama-nama itu dari Jakarta,” sambungnya.

Kedua tim, Indonesia dan Myanmar mengusung misi tinggi meraih medali emas di cabor sepak bola putra. Paceklik emas Indonesia di SEA Games sudah berlangsung lama, sejak tahun 1991 atau 28 tahun lalu.

Di sisi lain, Myanmar ingin mencetak sejarah dengan membawa pulang medali emas pertama di cabor sepakbola putra SEA Games. Myanmar diasuh oleh pelatih Velizar Popov asal Bulgaria.

Keluhkan Jadwal Ketat

Jelang bertemu Indonesia Popov mengeluh tentang jadwal laga SEA Games yang padat. “Masalahnya bukan pada rumput, tapi pada jadwal padat yang diberikan. Pemain harus memainkan beberapa pertandingan dalam beberapa hari,” ujarnya.

Myanmar sendiri lebih diuntungkan terkait jadwal pertandiangan. Mereka memiliki waktu istrirahat lebih lama ketimbang Indonesia. Myanmar telah menyelesaikan fase grup pada Rabu (4/12) Sementara Timnas Indonesia U-22 akan melakoni pertandingan pada Sabtu (7/12) setelah menjalani pertandingan kontra Laos pada Kamis (5/12).

“Terlalu sulit untuk mengganti pemain atau memperbaiki taktik. Pemain tidak dapat terbiasa dengan taktik baru karena mereka terlalu lelah karena jadwal empat pertandingan per pekan,” sambung Popov.

Di semifinal, skuad Garuda Muda akan menghadapi juara Grup A Myanmar pada Sabtu (5/12) mulai pukul 16.00 waktu Manila atau 15.00 WIB di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina.

Pada semifinal lainnya, juara Grup B Vietnam akan melawan peringkat kedua Grup A Kamboja di hari dan stadion yang sama, tetapi mulai pukul 20.00 waktu setempat. ben/S-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment