Koran Jakarta | October 21 2019
No Comments

Gandeng “Startup”, Jasa Logistik Harus Tepat Waktu

Gandeng “Startup”, Jasa Logistik Harus Tepat Waktu

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Salah satu masalah dalam perdagangan online atau e dagang adalah ongkos biaya yang tinggi pengiriman. Berdasarkan hasil penelitian oleh Supply Chain Indonesia (SCI) yang dilansir oleh PwC, pada tahun 2017 biaya logistik di Indonesia mencapai 23.5 persen dari biaya manufaktur.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara ASEAN lain seperti Vietnam sebesar 15 persen, Thailand 13.2 persen, Malaysia 13 persen dan Singapura 8.1 persen. Ongkos pengiriman yang tinggi membuat beban tersendiri bagi konsumen.

Untuk mengatasi mahalnya ongkos pengiriman barang, Bukalapak dan Lion Parcel melakukan kerjasama dalam pengiriman barang antar pulau yang beroperasi mulai 5 Oktober 2019. Dengan dukungan armada Lion Air Group, Lion Parcel, solusi pengiriman diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM yang berjualan melalui platform Bukalapak.

“Pesawatnya saja masih suka delay. Diharapkan bisnis jasa pengiriman juga jangan terlalu telat sampai barangnya ke konsumen,” kata Rizki, karyawan perusahaan swasta di Jakarta. Rizki berharap, kerjasama dengan startup bisa memperlancar pengiriman barang.

Kerja sama Bukalapak dan Lion Parcel mengaku lebih dari 500 kota di Indonesia. UMKM yang mengirim produknya melalui Lion Parcel dijamin 2x lebih cepat dibandingkan jasa pengiriman lain untuk 30 rute pengiriman antar pulau ke berbagai kota di Indonesia.

Menurut President dan Co-Founder Bukalapak, Fajrin Rasyid, sebagai perusahaan yang customer- obsessed, Bukalapak fokus untuk selalu mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi pengguna kami, terutama para Pelapak.

“Kami memilih untuk bersinergi dengan Lion Parcel yang memiliki 230 armada pesawat dan 210 rute penerbangan antar pulau di Indonesia,” ujar dia.

Kerjasama Bukalapak dan Lion Parcel memberikan solusi kelangsungan bisnis bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di Bukalapak yang tersebar di 34 provinsi, 492 kota dan hampir seluruh pulau di tanah air.

Sementara CEO Lion Parcel, Farian Kirana, juga menyampaikan hal senada dengan menggandeng perusahaan e-dagang seperti Bukalapak, pihaknya dapat semakin terkoneksi dengan jaringan pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk di daerah pelosok sekalipun, yang membutuhkan jasa logistik dan pengiriman yang dapat diandalkan.

Selain jaminan pengiriman 2x lebih cepat dibandingkan jasa pengiriman lain, Lion Parcel menghadirkan berupa pemantauan secara real time melalui sistem yang tersentralisasi di Jakarta.

Dengan pelacakan ini maka seluruh mitra Lion Parcel turut berbagi komitmen dan tanggung jawab yang sama di manapun berada. “Dengan terhubung ke fasilitas pengantaran barang Lion Parcel, para pelanggan kami termasuk jutaan pelapak di Bukalapak, dapat menjaga kelangsungan bisnisnya melalui hal-hal seperti perputaran modal yang lebih cepat dan kepercayaan yang tinggi dari para pembeli,” kata Farian. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment