Koran Jakarta | June 18 2019
No Comments

Furnitur Peredam Suara di Ruang Kerja

Furnitur Peredam Suara di Ruang Kerja

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Selain fungsi dan sebagai penunjang interior di tempat kerja, funitur dimanfaatkan sebagai peredam suara. Terlebih gaya kerja milenial yang komunal, memungkinkan suara orang berbicara maupun dering telepon terdengar dari seluruh penjuru arah.

Suara diperkirakan sebagai salah satu sumber pengganggu konsentrasi kerja. Hasil penelitian dari oxford economic research 2015 menyebutkan suara yang diredam menjadikan ruang kerja lebih nyaman. Itu lantaran para pekerja dapat fokus menyelesaikan pekerjaan.

“Kebutuhan (ruang kerja) paling besar tanpa gangguan dan fokus,” ujar Alexander Panjaitan, Marketing Manager PT Datascrip, perusahaan yang memasarkan dan menjual peralatan perkantoran dan bisnis mengutip laporan dari oxford economic research di Datascrip Showroom, Jakarta Design Center, Jakarta, Kamis (7/2).

Laki-laki yang biasa Alex itu mengatakan bahwa kebutuhan ruang kerja nyaman minim suara mampu mengalahkan kebutuhan ruang kerja yang memiliki cahaya matahari. Dimana, cahaya alam tersebut kerap menjadi salah satu konsep interior kantor untuk membantu menumbuhkan semangat kerja.

Terlebih saat ini, gaya kerja milenial memungkinkan kerja di sejumlah tempat tanpa ruang khusus yang tertutup. Mereka dapat bekerja di ruang komunal maupun di area publik.

Dengan penataan seperti itu, suara yang tidak diperlukan dapat datang dari segala penjuru arah, mulai suara percakapan orang dan dering telepon seluler. Furnitur dapat menjadi peredam suara dalam sebuah ruang kerja.

Partikel-partikel yang tersusun dalam material furnitur mampu meredam pantulan suara. Alex mengatakan beberapa furnitur memiliki partisi yang dapat meredam suara hingga 80 persen. “Tapi ini bukan berarti suara dalam ruang kerja teredam 80 persen secara keseluruhan,” ujar dia.

Pasalnya, partisi hanya terpasang di depan meja maupun sekeliling meja. Sementara, suara masih dapat datang dari samping maupun belakang. Namun dengan adanya partisi, kebisingan dalam ruang kerja dapat dikurangi.

Selain partisi, Alex mengatakan, hiasan dinding yang terpasang didinding dapat meredam suara dalam sebuah ruang, tak terkecuali ruang kerja. Bagi Alex tidak ada ukuran tinggi rendahnya suara dalam sebuah ruang kerja.

Ruang kerja yang terlalu sunyi belum tentu menjadi ruang nyaman untuk fokus dalam bekerja. Terkadang, suara percakapan orang maupun dering telepon malah dapat membantu kreatifitas di ruang kerja. Dengan catatan, suara tersebut tidak terdengar terlalu nyaring. din/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment