Koran Jakarta | May 26 2018
No Comments

Fokus BTN Tetap Biayai Rumah untuk Rakyat

Fokus BTN Tetap Biayai Rumah untuk Rakyat

Foto : ANTARA /Mohammad Ayudha
A   A   A   Pengaturan Font

Dibutuhkan komitmen pengembang dan perbankan untuk membantu program penyediaan rumah murah bagi rakyat kecil. Dari sisi perbankan, Bank BTN berkomitmen membantu pemerintah dalam mengurangi backlog atau kekurangan pasokan perumahan.

Penyediaan rumah murah juga harus menjadi tugas yang diemban banyak pihak, terutama yang terkait dengan pembangunan dan pembiayaan perumahan. “Ini penting dan menjadi tugas kita bersama untuk bagaimana masalah terkait rumah rakyat dapat segera diselesaikan secara bersama,” terang Direktur Utama BTN, Maryono, usai mengikuti kegiatan funwalk dalam rangka HUT ke-68 Bank BTN bersama Menteri BUMN Rini Soemarno di Jakarta, Minggu 11/2.

Secara umum Bank BTN mengklaim telah menyalurkan kredit sekitar 437 triliun rupiah selama 68 tahun perseroan berdiri. Sejak kali pertama mengucurkan kredit ke masyarakat yaitu pada tahun 1976, total kredit yang digelontorkan tersebut telah dinikmati oleh hampir 4,5 juta masyarakat Indonesia.

Kredit tersebut berdampak kepada banyak lini industri terutama sektor perumahan. Alhasil sektor lain yang bersinggungan dengan pembiayaan perumahan yang disalurkan Bank BTN ikut terkerek naik. Sebagai agent of development, Bank BTN ikut andil menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional.

“Core business Bank BTN adalah pembiayaan perumahan dan industri turunannya. Ini telah dijalankan perseroan sejak 1976. Kami bangga telah menjadi bagian dari BUMN di dalam negeri yang ikut mempunyai andil dalam pembangunan ekonomi bangsa. Selama 68 tahun Bank BTN hadir di negeri ini adalah bukti kerja perseroan dan dinikmati khususnya oleh masyarakat menengah bawah (MBR) yang kami berikan akses pembiayaan melalui KPR BTN,” kata Maryono.

Peran Bank BTN dalam mendukung program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah rakyat tidak dapat dipungkiri. Selama mengawal program rumah untuk rakyat tersebut, peran Bank BTN selalu paling signifikan.

Walaupun peran itu didistribusikan kepada seluruh bank, tetapi porsi Bank BTN selalu mendominasi lebih dari 95 persen. Hal tersebut merupakan bukti nyata bahwa sejak awal BTN berdiri memang sudah siap untuk memberikan dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan papan bagi rakyat.

Bank BTN terhitung konsisten dengan core business yang dianut. Pembiayaan rumah sudah menjadi pilihan bisnis utama perseroan dan terbukti membawa dampak yang luar biasa bagi masyarakat, ekonomi nasional maupun perusahaan.

“Kami bersyukur karena seluruh masyarakat Indonesia menerima kehadiran Bank BTN dan memberikan dukungan sehingga sampai hari ini perseroan tetap eksis dan tumbuh menjadi perusahaan yang besar dan sehat. Bank BTN sudah menjadi bagian dari bank terbesar di Indonesia.

Saat ini BTN sudah masuk pada urutan ke-6 Bank terbesar di Indonesia berdasarkan asset. Kami optimistis dalam waktu dekat BTN akan naik kelas menjadi nomor 5 sebagai bank terbesar di Indonesia,” tegas Maryono.

Menurut Maryono, perseroan akan terus berkarya untuk membawa Bank BTN lebih baik dan memegang komitmen memberikan dukungan untuk program satu juta rumah yang diinisiasi oleh Presiden RI. 68 tahun Bank BTN akan menjadi momentum bagaimana perseroan dapat memberikan akses yang cepat dan mudah bagi masyarakat untuk memiliki rumah layak.

Sementara itu pada acara perayaan HUT, funwalk yang digelar Bank BTN diikuti oleh lebih dari 6.800 peserta yang berasal dari perwakilan pegawai dan keluarga seluruh Indonesia. Funwalk mengambil rute berjarak tempuh 6,8 KM.

Selain itu BTN juga melakukan revitalisasi Museum perseroan. Pada kesempatan yang sama BTN juga meluncurkan portal baru bernama https:// rumahmurahbtn.com untuk menjual aset-aset properti untuk umum, diantaranya rumah lelang, rumah bekas, apartemen, dan sebagainya,” kata Maryono. yun/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment