Koran Jakarta | August 18 2017
No Comments

Firza yang Tiba-tiba

Firza yang Tiba-tiba

Foto : KORAN JAKARTA/ONES
A   A   A   Pengaturan Font

Kita mendengar  banyak tentang Firza. Mungkin juga tidak. Firza, nama yang mendadak meloncak, atau bahasa alaynya ‘cetar membahana’ , atau nama yang meledak. Nama yang bisa menjadi  ‘yang paling dibicarakan’, walau tidak sepenuhnya tahu. Informasi siapa Firza, sangat minim, dari sumber yang susah dicari padanannya dengan sumber lain. Bahkan nama Firza pun kadang dituliskan sebagai Fierza. Nama belakangnya Husein, juga sering dituliskan dua s. Tak jelas apakah itu nama suami—atau mantan suami, atau nama keluarga. Data yang menyertai hanyalah : janda beranak satu.

Meskipun timbul pertanyaan “anyhow who is Firza” , namanya ngetop sengetop-ngetopnya. Bayangkan saja kaitan dengan perkara makar, yang sungguh sangar  dan berbahaya. Kelas kasus menggulingkan kekuasaan. Dalam kaitan demo 212 ini namanya dikaitkan dengan nama  Ahmad Dani, musisi yang malang melintang yang perjalanan karier, musik, keluarga, keinginannya nyalon bupati. Secara tiba-tiba Firza sederet dengannya  dalam hal penyediaan mobil. Dan ketika kini nama Dani melenyap dalam senyap—juga secara diam-diam, Firza masih berkibar. Terkait dengan nama besar, tidak tanggung-tanggung, presiden kedua, Soeharto. Firza adalah ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana, yang sebelumnya juga tak kita ketahui kiprahnya. Soeharto nama besar yang masih tenar dan  tergema dengan “sapaan: enak jamanku to?” yang melegenda. Belakangan kuasa hukum Tommy Soeharto berkeberatan dengan apa yang dilakukan Firza. Tapi Firza bahkan makin terbentung lagi ketika dugaan kedekatannya  dengan tokoh nasional . Sejauh mana hubungannya, sedekat mana keduanya, masih tetap tak ada penjelasan atau klarifikasi. Yang ada dugaan dan perkiraan, dalam bentuk seluas-luasnya. Apalagi ketika kabar Firza ditangkap polisi. Soal makar atau soal bukan makar  atau apa juga tak pernah sepenuhnya jelas, termasuk penjelasan pengacara yang semua serba tiba-tiba.

Kita mendengar banyak tentang Firza, tapi mungkin juga tidak. Yang jelas nama yang tiba-tiba mencuat, diucapkan kuat berulang kali, bisa tak teringat lagi. Sebagaimana dua nama yang ikut ditangkap dan terkait tuduhan makar. Sekarang pun  mengingat namanya agak susah. Juga pada kasus lain, seperti nama siapa  yang terekam dalam video bersama bukan pasangan resminya. Menjadi perbincangan ramai, dan media sosial mengawetkan secara abadi. Lalu secara tiba-tiba, terlupakan. Karena tertutup meteor lain yang menyala sesaat dengan kasus lebih panas.

Firza bisa menempuh jalan yang sama. Walau kini jejaknya tercetak jelas di media sosial. Termasuk gambarnya yang anggun santun atau seolah baru atau masih mandi. Termasuk percakapan mesra, yang bisa beneran dia atau reka yasa. Kemungkinan yang bisa terjadi, bisa apa saja. Nama Firza Husein bisa melegenda dengan liku-liku perjalanan hidupnya, kiprah politiknya, kedekatannya dengan  tokoh-tokoh besar, dan lebih dari itu semua adalah mempunyai pengaruh. Atau mempengaruhi  lintasan sejarah. Se mua dimungkinkan. Semua bisa terjadi.

Kita mendengar banyak, mungkin juga tidak. Bahkan Ahmad Dani yang memperkenalkan namanya ke publik pun, tak lebih mengenal dibandingkan dengan nama-nama lain yang ada rekam jejaknya.

Namun bukan tidak mungkin Firza masih memiliki lanjutan, part II dari serial. Masih memiliki sequel. Setidaknya kalau terkait kasus makar, nama perempuan yang dikaitkan seperti Rachmawati Soekarno atau juga Ratna Sarumpaet  sudah surut, sementara Firza masih memiliki “peluru” yang bisa diledakkan.

Firza kisahnya bisa berlanjut telak. Bisa juga tidak.

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment