Koran Jakarta | June 25 2018
No Comments
Bisnis “Online”

Faktur Digital untuk Transaksi UMKM

Faktur Digital untuk Transaksi UMKM

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font
Sejauh ini pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih mengandalkan sistem faktur manual yang merepotkan dan sulit dilacak.

Ketersediaan faktur menjadi hambatan bisnis online dalam memperoleh informasi arus kas. Faktur digital yang terintegari dengan arus kas membantu mengetahui arus kas UMKM secara mudah dan cepat.

Bisnis online tetap saja membutuhkan faktur atau invoice, sebagai bukti pembelian dan juga pembayaran dari pembeli. Sebagai sebuah dokumen faktur penting di dalam melacak transaksi yang telah dilakukan.

Sejauh ini pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih mengandalkan sistem faktur manual yang merepotkan dan sulit dilacak. Hal ini karena minimnya pemahaman pelaku usaha terhadap dasar-dasar akuntansi, dan pentingnya faktur yang menjadi unsur penting dalam manajemen keuangan.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Jeremy Limman dan Yosia Sugialam menciptakan platform yang dinamakan dengan Paper.id, sebuah platform invoicing pertama di Indonesia yang terintegrasi dengan laporan manajemen arus kas dan laporan keuangan.

Dengan paper. id, pelaku usaha mampu menelusuri semua tagihan dan penjualan serta melihat laporan keuangan yang komprehensif. Paper.id memungkinkan pelaku usaha untuk membuatinvoice dan laporan keuangan secara mudah dan cepat.

Aplikasi Paper.id yang dilengkapi dengan sistem pengingat, untuk mencegah pengguna lupa tanggal tagihan atau pembayaran pelanggannya. “Di era digital ini, UMKM perlu dilatih untuk lebih memahami manajemen keuangan dengan menggunakan platform untuk mengelola keuangan dan arus kas mereka dengan mudah,” kata CEO Paper.id Jeremy Limman, di Jakarta Senin (23/4).

Paper.id, membantu pelaku usaha membuat faktur elektronik dari platform web pada laptop atau aplikasi pada ponsel Android. Platform ini teritegrasi dengan fitur laporan keuangan seperti neraca keuangan, laporan laba rugi, dan lainnya yang memungkinkan melihat laporan keuangan secara sederhana, lengkap dan real-time.

Kelebihan Paper.ide bukan hanya memberikan solusi laporan keuangan, semata. Bekerja sama dengan Yap! Dari Bank Negara Indonesia (BNI), Paper.id dapat berfungsi sebagai alat transaksi pembayaran, mulai dari sistem transfer bank,virtual account, kartu kredit, m-banking dan ewallet.

Dengan Yap! yaitu aplikasi pembayaran dengan cara scan QR code BNI dan Paper.id, pengguna dapat melakukan pembayaran dengan cara memindai QR code, untuk memudahkan pengguna. “Setiap invoice yang dikirimkan dari Paper.id akan mencantumkan QR Code sehingga pelanggan dapat langsung melakukan pembayarannya dari aplikasi Yap!,” jelas Assistant Vice President Internet Banking & e-Commerce Business Bank Negara Indonesia (BNI) Idi Priadi Wibawa.

Sampai saat ini, Paper.id diklaim sudah digunakan oleh ribuan pemilik bisnis untuk mengirimkan lebih dari 30.000 invoice secara digital. Selain memiliki layanan gratis, Paper.id juga memiliki layanan basic dan layanan premium dengan harga yang terjangkau dengan tariff termurah sebesar 50.000 rupiah per bulan. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment