Koran Jakarta | December 18 2018
No Comments

Espanyol Berharap Atasi Barcelona

Espanyol Berharap Atasi Barcelona

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

BARCELONA – Pelatih Espanyol, Rubi, telah mengubah nasib klub Catalan yang prestasinya jauh di bawah rival sekota mereka Barcelona. Perubahan yang dilakukan Rubi menimbul­kan harapan menjelang derby Catalan melawan juara La Liga Barcelona, Sabtu (8/12).

Kemenangan untuk Espanyol yang berada di posisi ketujuh klse­men akan memindahkan mereka terpaut empat poin dari Barca dan akan meningkatkan reputasi Rubi. Pelatih Espanyol itu menghabiskan satu musim di Camp Nou bekerja sebagai asisten pelatih.

Rubi memulai karier kepelati­hannya di sepakbola Spanyol, de­ngan menukangi tim cadangan Hospitalet dan Espanyol. Dia me­menangkan promosi ke kasta ketiga sepakbola Spanyol ber­sama tim cadangan Espanyol.

Keberhasilan dan reputas­inya menyebabkan dia men­jalin pertemanan dengan Tito Vilanova, yang merupakan asisten Pep Guardiola selama pe­riode sarat trofinya sebagai bos Barca. Guardiola dilaporkan telah meminta Rubi untuk bergabung dengan stafnya di Bayern Munich ketika dia mulai bekerja dengan klub asal Jerman itu pada 2013.

Namun Vilanova, penerus Guar­diola di Barca, yang meyakinkannya untuk sementara meninggalkan kariernya sebagai pelatih kepala dan bergabung dengan stafnya di Camp Nou pada 2013.

Hubungan kerja Rubi dengan Vilanova hanya akan berlangsung sebulan. Hal itu karena Vilanova terpaksa meninggalkan pekerjaan karena berjuang melawan kanker tenggorokan. Vilanova meninggal pada April 2014.

Rubi tetap di klub di bawah pelatih asal Argentina Gerardo Mar­tino, tetapi segera kembali menjadi pelatih kepala saat dia mengambil alih Valladolid, Levante dan Sport­ing Gijon dengan berbagai tingkat keberhasilan.

Dia kemudian sukses membawa klub Huesca promosi ke La Liga. Namun alih-alih memimpin Hues­ca pada musim pertama mereka di La Liga, Rubi kembali ke Espanyol, tempat dua menghabiskan tahun-tahun awalnya sebagai pelatih tim cadangan.

Dia segera didukung oleh Guar­diola, yang mengatakan: “Saya memiliki referensi besar tentang dia, dia melakukan pekerjaan hebat dengan Huesca dan saya melihatnya sebagai pelatih yang sangat berani. Saya yakin dia akan melatih dengan sangat baik di Es­panyol.”

Ucapan Guardiola terbukti be­nar. Espanyol biasanya finis di pa­pan bawah klasemen La Liga, tetapi Rubi telah membuat awal terbaik mereka sejak 2010. Catatan dan penampilan mereka di laga kan­dang sangat bagus, memenangkan lima dari enam pertandingan, telah membawa mereka ke tempat ketu­juh. Kondisi itu memicu harapan untuk berkompetisi di sepak bola Eropa musim depan.

“Espanyol menuntut penghor­matan lagi dan semua orang tahu mereka adalah tim yang kuat,” ujar mantan pemain Luis Garcia tentang kebangkitan tim di bawah Rubi. ben/AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment