Koran Jakarta | December 16 2018
No Comments

Energi Terbarukan di India Kian Terjangkau

Energi Terbarukan di India Kian Terjangkau

Foto : AFP/MONEY SHARMA
Pembangkit Energi I Asap hitam membubung dari cerobong di pembangkit energi batu bara di Badarpur, New Delhi, India, beberapa waktu lalu. Menurut Carbon Tracker Initiative, seiring perkembangan teknologi di India, beban biaya energi yang dibangkitkan energi terbarukan akan semakin murah daripada beban biaya energi batu bara.
A   A   A   Pengaturan Font

NEW DELHI – Sebuah survei yang dilakukan terhadap pembangkit energi di India yang dilakukan lembaga Carbon Tracker Initiative yang bermarkas di London, pada Selasa (4/12) menyatakan bahwa seiring dengan perkembangan teknologi, biaya energi terbarukan lebih murah dibandingkan energi yang dibangkitkan oleh batu bara. Survei Carbon Tracker Initiative dilakukan secara global terhadap 6.685 pembangkit energi batu bara.

“Lebih dari 62 persen pembangkit energi batu bara yang ada di India, beban biayanya lebih mahal jika dibandingkan pembangunan pembangkit energi surya dan angin,” demikian pernyataan Carbon Tracker Initiative.

Menurut firma riset Bloomberg New Energy Finance, sistem pembangkit energi surya dan angin di India biayanya berkisar 34 hingga 208 dollar AS per megawatt jam dan 47 hingga 308 dollar AS per megawatt jam. Sementara biaya pembangkit energi batu bara biayanya sebanyak 68 dollar AS per megawatt jam.

Menurut ketua survei, Matthew Gray, dalam jangka panjang, beban biaya pembangkit energi batu bara akan terus naik, sehingga negara terpaksa harus mengeluarkan subsidi dan biaya lainnya sehingga hal ini akan terus merugikan akan pemerintah.  QuartzIndia/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment