Koran Jakarta | August 24 2019
No Comments

Energi Milenial Pengaruhi Desain Interior 2019

Energi Milenial Pengaruhi Desain Interior 2019

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Energi milenial diperkirakan akan mempengaruhi desain interior pada 2019. Tren desain ini ditandai dengan warnawarna mencolok maupun penggunaan bercampur sesuai suasana hati. Bagi milenial, tempat tinggal tidak lagi sekadar tempat istirahat. Selain sebagai hunian, ruang-ruang di apartemen maupun rumah telah bergeser menjadi ruang inspirasi.

Di ruang tersebut, mereka dapat menggali inspirasi untuk menghasilkan sebuah karya. “Sekarang, ruangan menjadi ruang inspirasi,” ujar Rohadi, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Pusat yang ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu. Desain ala milenial ditandai dengan warna yang meledak-ledak, seperti merah, biru maupun kuning. Rohadi menggambarkan emosi para milenial seperti layaknya peperangan dalam Film Star Wars. Semangat menggebu-gebu menjadi pendorong untuk menghasilkan karya kreatif dan inovatif.

Desainer interior yang biasa mendesain museum mengatakan interior berkonsep industrial masih banyak digunakan pada tahun ini. Mengingat makna kata industri dalam industrial yang berarti bekerja dalam sebuah industri. Makna yang lahir dari industri di Jerman masih relevan dengan pola kerja milenial. Kelompok ini lebih banyak berkarya di sektor independen ketimbang menjadi karyawan kantor.

Sementara, ekletik menjadi konsep desain yang diperkirakan akan berkembang di tahun ini. Setiap individu diberikan ruang bebas berkreasi dengan desain sesuka hati. Ekletik yang secara bebas diartikan sebagai percampuran berbagai konsep desain dalam satu benang merah memungkin terjadi percampuran ide dari berbagai era. Konsep ini makin diminati. Konsep tersebut memberikan ruang percampuran segala furnitur dalam satu konsep.

Furnitur jaman dulu yang dalam pembuatannya memiliki lifetimeyang panjang dapat disandingkan dengan furnitur saat ini yang lebih sarat teknologi. Percampuran furnitur lantaran pemilik hunian tidak ingin meninggalkan kenangan masa lalunya. Namun, mereka tidak lepas dari kehidupan masa kini yang membutuhkan ritme kehidupan lebih cepat serta sarat teknologi.

Percampuran dapat dilakukan dengan mamadukan kursi desain lawas dengan jok busa warna merah. Percampuran tersebut menjadi gebrakan selera. Masalah, orang lain tidak menyukainya tidak terlalu menjadi soal. Lantaran, toh, desain merupakan milik individu. Setiap orang bebas mengekspresikan diri sesuai semangat dirinya. din/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment