Koran Jakarta | December 19 2018
No Comments

Enam Startup Ikut DBS Accelerator

Enam Startup Ikut DBS Accelerator

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Enam startup teknologi keuangan (financial technology/ fintech) dari seluruh Asia dan dunia memulai DBS Accelerator di Hong Kong pada tahun ini. Hal ini dalam upaya mencari bentuk masa depan dunia finansial dengan solusi inovatif untuk meningkatkan customer digital experience, dan data analytics, compliance transformation.

Keenam startups tersebut adalah CUBE, cyberProductivity, DOV-E, Fractal Labs, Hyper Anna, dan Privé Technologies. Hal ini menambah jumlah peserta DBS Accelerator menjadi lebih dari 30 peserta, sejak program Bank DBS Hong Kong ini sukses diluncurkan tahun 2015. Semua alumni program startups ini telah berhasil mendapatkan dukungan pendanaan atau memperluas bisnis di Hong Kong, sebagai hasil dari keikutsertaan mereka di DBS Accelerator.

DBS, yang berulang tahun ke-50 di tahun 2018 ini, terus berupaya menjadi pelopor dalam mengubah cara bank melayani, terlibat, dan berinteraksi dengan nasabah melalui inovasi fintech.

“DBS Accelerator telah membantu memelopori upaya sukses kami untuk memperluas kolaborasi kami dengan beberapa startup FinTech dan mencari ranah baru di inovasi digital. Kami percaya pertukaran pengetahuan dan kegiatan dengan beberapa FinTech akan mendorong kesuksesan startups dan dapat membantu membentuk masa depan dunia financial,” kata CEO Bank DBS Hong Kong, Sebastian Paredes, kemarin.

Sementara itu, CEO Nest, Lawrence Morgan, mengatakan kolaborasi baru ini menjadi pembuktian konsep yang dijalankan bank DBS. “Kenyataan ini mengukuhkan peranan program dalam membantu bisnis untuk berkembang, sekaligus menolong startup dan korporasi untuk bekerja sama sambil terus berinovasi di dunia perbankan,” ujarnya.

DBS Accelerator merupakan inisiatif kolaboratif antara Bank DBS Hong Kong Limited dan Nest, sebuah platform inovasi global yang mendukung para wirausahawan.

Program akselerator always-on bertempat di The Vault, sebuah ruang kerja seluas 5.000 kaki persegi di jantung Wan Chai. Beberapa startup yang berpartisipasi memiliki akses ke sumber daya yang luas dan dukungan dari mentor, dan dibimbing dalam pertumbuhan dan perkembangan bisnisnya. DBS Accelerator juga didukung oleh mitra industri terkemuka, termasuk Amazon Web Services, Bird & Bird, HKUST Business School, IBM, InvestHK, Thomson Reuters, dan Ovolo Hotels. ahm/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment