Empat Pengedar Ditangkap Setiap Hari di Tahun 2019 | Koran Jakarta
Koran Jakarta | November 24 2020
No Comments
Peredaran Narkoba l Medina Zein Jadi Tersangka

Empat Pengedar Ditangkap Setiap Hari di Tahun 2019

Empat Pengedar Ditangkap Setiap Hari di Tahun 2019

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Penggunaan di kalangan public figure dan institusi pendidikan warnai peredaran narkotika di Jakarta Barat.

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) berhasil menangkap tiga sampai empat pengedar narkoba dalam sehari sebagai hasil pengungkapan 984 kasus di tahun 2019.

“Selama tahun 2019 ini ada 984 kasus, jadi ada 1.250 tersangka pengedar yang kami amankan atau kalau dirata-ratakan satu hari ditangkap 3 sampai 4 pengedar ditangkap,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi, di Jakarta Senin (30/12).

Hengki menyebut pengedar narkoba yang ditangkap mayoritas dari luar wilayah Jakarta Barat, sebab pihaknya mengincar dari hulu sebelum narkoba didistribusikan ke wilayah hukum Jakarta Barat. Pengejaran asal narkoba dari hulu dianggap efektif ketimbang penangkapan di wilayah Jakarta Barat.

Dalam rilis akhir tahun, terungkap kasus narkoba sebanyak 984 kasus dengan barang bukti sabu 226,96 kg, ekstasi (75.150 butir), ganja (74.473,25 kg), Gol IV (56.028 butir), gorilla 66,66 gram, kokain (14,60 gram), Pentilon (140 gram) dan “happy five” (121.388 butir). Hengki menyebut jumlah tersangka dalam kasus narkoba berjumlah 1.254 orang dengan perkiraan daya rusak jiwa yang terselamatkan sebanyak 1.779.819 jiwa.

Pihaknya mengungkap narkoba dari hulunya sebelum masuk ke wilayah hukum Jakarta Barat. Pengungkapan kasus public figure Jerry Aurum Wirianta dengan satu paket ganja seberat 10,04 gram 23 paket tembakau gorila seberat 61,3 gram dan 18 butir ekstasi.

Dalam skala besar, Polres Metro Jakarta Barat membongkar dua pabrik sabu di Cipondoh yang memproduksi 15-20 kilogram sabu per bulan. Di Cibinong memproduksi 500 butir per hari, kemudian satu “home industry” sabu di Kalideres.

Adapun yang melibatkan jaringan internasional yaitu jaringan Amerika-Tiongkok-Indonesia dengan sabu seberat 28 kg. Kemudian jaringan Myanmar-Thailand-Indonesia dengan barang bukti sabu 30 kg. Kemudian yang melibatkan institusi pendidikan dan menggegerkan publik adalah pengungkapan ganja di jaringan kampus dengan total 80 kg di sejumlah kampus serta gudang narkotika Gol IV di ruang bekas laboratorium sekolah di Kembangan.

Kasus Ibra Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah menetapkan Medina Zein sebagai tersangka dan kini ditahan sebagai bagian dari pengembangan kasus narkoba yang menjerat Ibra Azhari.

“Sudah tersangka. Sekarang, MZ sudah kita lakukan penahanan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, Senin.

Medina diamankan petugas pada Sabtu (28/12) untuk diperiksa terkait kasus narkoba yang membuat Ibra Azhari berurusan dengan aparat penegak hukum untuk keempat kalinya. Setelah diperiksa intensif, polisi juga melakukan hasil tes urine kepada Medina dan membuktikan urine yang bersangkutan positif mengandung narkoba.

“Hasil tes urine positif, memang yang bersangkutan adalah pemakai. Ada beberapa keterangan saksi yang sudah kita ambil, termasuk beberapa temannya, ini masih kita dalami semuanya,” katanya.

Sebelumnya, Ibra ditangkap bersama enam tersangka lainnya. Penangkapan Ibra berawal dari tertangkapnya seorang pengedar narkoba berinisial IS.

Menurut Yusri, ini bukan pertama kalinya Ibra berurusan dengan polisi gara-gara narkoba, melainkan keempat kalinya. “Yang bersangkutan bukan cuma sekali melakukan, sudah beberapa kali tersangka IB berurusan dengan kepolisian.

Ini sudah kali keempat berurusan dengan kepolisian dengan kasus yang sama, kita akan proses sampai dengan tuntas,” tutur Yusri. Pengembangan kasus narkoba yang menjerat Ibra akhirnya meluas dan berujung dengan penangkapan Medina Zein. Meski demikian, polisi akan terus mengembangkan kasus tersebut dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru.  fpu/jon/P-6

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment