Koran Jakarta | October 20 2019
No Comments
Kinerja Perseroan

Emiten MARK Alokasikan Dividen Tunai Rp26,6 Miliar

Emiten MARK Alokasikan Dividen Tunai Rp26,6 Miliar

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Emiten produ­sen cetakan sarung tangan, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) membagikan dividen tunai senilai 7 rupiah per sa­ham dari jumlah yang dialo­kasi sebesar 26,6 miliar rupiah. Dividen tunai yang dibagikan merepresentasikan sekitar 32 persen dari laba bersih tahun berjalan untuk tahun buku yang berakhir per 31 Desem­ber 2018 sebesar 81,9 miliar rupiah.

Presiden Direktur Mark Dynamics Indonesia, Ridwan Goh, mengatakan dividen tunai dibagikan kepada 3.800.000.310 saham beredar yang ada di pub­lik. Dividen tunai yang dibagi­kan tersebut merupakan apre­siasi kepada seluruh pemegang saham Perusahaan. “Manaje­men MARK telah berkomitmen untuk memberikan nilai tam­bah bagi pemegang saham, an­tara lain dengan mengusulkan dividen tunai setiap tahunnya,” ungkap dia, Kamis (16/5).

Dari sisi kinerja, Ridwan Goh menjelaskan bahwa untuk triwulan pertama tahun 2019, Perseroan berhasil membu­kukan kenaikan pendapatan usaha sebesar 12,22 persen menjadi 88,06 miliar rupiah dari periode sama di tahun se­belumnya. Dari segi laba ber­sih komprehensif, Perseroan membukukan kenaikan 26,48 persen menjadi 23 miliar ru­piah, dibandingkan dengan periode sama tahun 2018 sebe­sar 18,19 miliar rupiah.

“MARK optimistis bahwa pada tahun ini akan dapat membukukan kinerja keuan­gan yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” tegas dia.

Perseroan akan terus melakukan penetrasi pasar baru dan mencari pelanggan baru, serta mempertahan­kan pelanggan lama. “Saat ini, MARK sedang dalam proses pembangunan pabrik baru yang berlokasi di Jalan Utama Desa Dalu X-A, Tanjung Mora­wa, Deli Serdang, Sumatera Utara,” jelas dia

Menjaga Kinerja

Sepanjang 2018, Perseroan berhasil menjaga kinerja op­erasional yang baik diiringi penurunan tingkat beban po­kok penjualan menjadi 55,41 persen dari tahun 2017 sebesar 62,36 persen. Hal ini tentunya berdampak pada peningka­tan marjin laba kotor menjadi 44,59 persen di tahun 2018, dari tahun 2017 sebesar 37,64 persen.

Pencapaian kinerja terse­but konsisten dengan kinerja Perseroan dalam dua tahun berturut-turut yang berhasil melampaui target laba. Sema­kin baiknya kondisi ekonomi dunia serta menguatnya ke­sadaran masyarakat akan ke­sehatan, turut mendorong kesinambungan pertumbuhan usaha Perseroan. Aset Per­seroan mengalami peningka­tan sebesar 40 persen menjadi 318,08 miliar rupiah, dari ta­hun 2017 sebesar 227,60 miliar rupiah. yni/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment