Koran Jakarta | June 18 2019
No Comments
Beauty Bestie

Edukasi Remaja tentang Kesehatan Kulit

Edukasi Remaja tentang Kesehatan Kulit

Foto : FOTO-FOTO: ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Permasalahan pada kulit biasanya membuat kepercayaan diri seseorang menghilang, terutama pada remaja. Aktivitas sehari-hari yang padat dan perubahan hormon di usia muda kerap menimbulkan berbagai permasalahan kulit.

Mulai dari kulit kusam, jerawat dan noda bekas jerawat adalah beberapa permasalahan yang kerap kali dialami oleh remaja pada umumnya. Tidak heran, berbagai cara pun dilakukan untuk menghilangkan permasalahan kulit itu, mulai dari metode alami hingga mencoba berbagai perawatan kulit.

“Permasalahan kulit pada remaja itu paling sering kulit kusam karena mereka banyak aktivitas di luar selain disebabkan oleh perubahan hormon juga yang mempengaruhi hal itu,” kata Clarisa Angga Gunawan, Senior Brand Manager Emina.

Selain itu, ia menuturkan bahwa bekas jerawat sering kali mengganggu karena anak-anak muda yang baru saja puber gemar menekan atau menyentuh jerawat mereka sehingga akhirnya meninggalkan noda atau bekas jerawat di wajah mereka. Kurangnya edukasi mengenai perawatan dan kulit pada remaja juga menjadi salah satu penyebab permasalahan kulit pada remaja.

Akibatnya remaja merasa takut menggunakan produk perawatan pertamanya karena tidak tahu apakah cocok atau tidak, hingga Emina memutuskan membuat kampanye Beauty Bestie, untuk mengenalkan kepada remaja agar merawat kulit sedini mungkin.

“Kampanye Beauty Bestie ini untuk mengenalkan support system ke perempuan muda supaya merawat kulit agar lebih percaya diri, kulit lebih cerah dan bercahaya,” ujar Clarisa.

Ia menambahkan bahwa kurangnya edukasi pada remaja dapat dilihat dari minimnya pengetahuan mereka akan penggunaan tabir surya atau produk perawatan kulit yang mengandung penangkal sinar UV. Padahal, menggunakan produk tabir surya dapat melindungi kulit hingga beberapa tahun ke depan.

Maka dari itu, ia ingin lebih membagikan informasi lebih banyak, lebih awal kepada remaja, khususnya yang masih berada di bangku sekolah. Perlu dipahami, penggunaan produk dengan kandungan SPF bukan hanya melindungi wajah dari paparan sinar matahari dan ketika beraktivitas di luar ruangan. Karena faktanya, banyak sumber cahaya lainnya yang memaparkan radiasi dan kurang bagus untuk kulit karena mampu memberikan efek penuaan, seperti cahaya dari lampu, layar handphone dan layar laptop.

Kandungan SPF sendiri sebenarnya tidak tergantung pada kondisi kulit yang dimiliki, namun lebih terhadap aktivitas yang dilakukan. Untuk kegiatan di dalam ruangan, penggunaan produk tabir surya dengan kandungan SPF 15 terbilang cukup. Sementara untuk di luar ruangan paling tidak sekitar SPF 30, karena tingginya paparan sinar matahari. Penggunaan kosmetik ternyata dapat memberikan efek perlindungan juga pada kulit, khususnya untuk paparan sinar matahari ataupun polusi. Itu karena kosmetik menutupi permukaan kulit, khususnya yang menggunakan produk seperti foundation atau pun bedak.

Sehingga penggunaan kosmetik dapat menjadi pelengkap apabila merasa kurang cukup dalam perlindungan kulit dengan menggunakan tabir surya, selain kosmetik juga menambahkan rasa percaya diri penggunanya dan mempercantik diri. Namun kekurangannya dari penggunaan kosmetik adalah menyumbat pori-pori, terlebih jika make up yang ada di wajah cukup tebal. Maka dari itu, membersihkan wajah setelah melakukan aktivitas terutama di luar ruangan sangat dianjurkan. Selain kotoran yang menumpuk di wajah, itu dapat menyumbat pori-pori sehingga timbulnya keluhan pada kulit.

Padahal, kulit remaja masih bagus namun sayangnya masih belom banyak yang aware akan hal tersebut. Clarissa menyarankan untuk yang paling dasar, remaja dapat melakukan pembersihan menggunakan cleanser facial wash dan melembabkan kulit dengan moisturizer.

“Yang sering kali terlupakan itu penggunaan pelembab, padahal itu penting untuk kulit jadi lebih terawat. Edukasi yang salah seperti kulit berminyak tidak pakai pelembab itu harus diluruskan karena kulit berminyak sebenarnya bisa terjadi karena kekurangan air,” jelas Clarissa.

Maka dari itu, ia mengharapkan dengan adanya kampanye Beauty Bestie ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan kulit pada remaja, serta mampu memberikan edukasi yang tepat mengenai permasalahan dan perawatan kulit untuk remaja. gma/R-1

Gunakan Pelembab

Kulit yang sehat adalah kulit yang kenyal, lembab, tidak kering dan tidak memiliki permasalahan tertentu pada kulit. Hal itu berlaku pada semua orang dengan berbagai latar belakang dan semua jenis kulit yang berbeda-beda. Kulit 70 persen mengandung air, namun semakin lama air yang berada pada kulit itu menguap, apalagi jika berada di ruangan ber-AC.

Menurut Dr. Irmadita Citrashanty, SpKK, maka dari itu pentingnya menghidrasi kulit. “Semakin lama berada di ruangan ber-AC, maka penguapan di kulit akan terjadi lebih cepat, jadi kulit semakin kering. Itu tidak boleh diabaikan, karena akan mempercepat penuaan dini,” katanya dalam peluncuran produk perawatan kulit Nameera di Jakarta.

Maka dari itu, ia menyarankan bahwa penggunaan pelembab sangat dianjurkan untuk menjaga kelembaban pada kulit sehingga kulit tidak kering. Air yang mudah menguap memerlukan lapisan lemak untuk menjaganya tetap di dalam kulit agar senantiasa lembab. Itulah fungsi dari menggunakan pelembab. “Apalagi untuk yang muslim, yang sering kali membasuh wajah dengan air untuk berwudu. Menggunakan pelembab setelah berwudu sangat dianjurkan karena air wudhu mengikis lapisan lemak yang ada di kulit, sehingga pengaplikasian pelembab dapat membuat kulit menjadi lebih segar karena menahan kadar air di dalam kulit dari efek penguapan tersebut,” jelas Irmadita.

Untuk pemilihan pelembab dapat dilakukan dengan mengetahui jenis kulit yang dimiliki. Ia menyarankan untuk tidak memilih produk yang banyak mengandung bahan kimia, terlebih saat ini tren perawatan kulit telah bergeser menjadi sesuatu yang lebih alami. “Lebih sehat juga ke kulit kalau produk yang berbahan alami,” ujarnya. gma/R-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment