Drive-In Kembali Disiapkan Saat Kenormalan Baru | Koran Jakarta
Koran Jakarta | August 13 2020
No Comments
Kebangkitan Drive In di Tengah Pandemi

Drive-In Kembali Disiapkan Saat Kenormalan Baru

Drive-In Kembali Disiapkan Saat Kenormalan Baru

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Masa pelonggaran PSBB dan memasuki situasi Normal Baru, masyarakat segera mendapatkan hiburan yang disiapkan sesuai dengan aturan agar tetap aman dari tertular Covid-19.

Tindakan penguncian atau pembatasan yang diberlakukan pemerintah dengan membatasi hiburan di area terbuka. Sadar akan langkah-langkah keamanan dan aturan jarak fisik yang harus mereka patuhi, pengusaha hiburan lalu mencari mencari cara untuk menikmati kegiatan hiburan tersebut tanpa mengorbankan kesehatan mereka atau orang lain. Salah satu pilihannya adalah bioskop drive-in atau layar lebar di sebuah lapangan yang ditonton dari dalam kendaraan. Bioskop dengan konsep menonton dari dalam mobil ini mulai ramai dibicarakan warganet sejak merebaknya Covid-19. Konsep bioskop yang sempat tren di masa lampau ini dianggap pas dengan kebijakan pembatasan fisik dan sosial berskala besar.

Di mancanegara beberapa perusahaan meluncurkan pengalaman menonton dengan model drive-in khusus untuk acara yang sebelumnya dinikmati secara langsung. Hal ini dibuat karena menawarkan sedikit atau tidak ada kontak fisik dengan kerumunan. Bentuk hiburan ini sedang ditinjau kembali selama pandemi Covid-19 dan berpotensi akan diizinkan setelah langkah-langkah penguncian sepenuhnya dibuka oleh pemerintah. Beberapa pengusaha drive in mengkonsep kegiatannya dengan fasilitas premium. Sebelum masuk ke area menonton, tiap mobil bisa membeli berbagai makanan dan minuman secara drive-through. Lalu setiap mobil akan secara otomatis disemprotkan disinfektan sebelum masuk ke area menonton. Untuk audio sendiri dinikmati melalui frekuensi radio sehingga bisa didengar melalui perangkat audio mobil.

Konsep drive in berasal dari Richard Hollingshead. Dia mengajukan konsep ini setelah melihat ibunya tidak nyaman menonton di dalam bioskop tertutup. Richard membuka drive in pertama kali di New Jersey pada 6 Juni 1933. Orang-orang menyukai konsepnya. Richard kemudian mematenkan konsepnya hingga 1949. Setelah paten Richard habis, drive in tumbuh cepat di antero Amerika Serikat. Salah satu yang terbesar berada di New York. Teater kendara ini mampu menampung 2.500 mobil di atas lahan seluas 11 hektar.

Pada 1950-1960an, bioskop drive-in menjadi sangat populer di Amerika Serikat, setidaknya 4.000 bioskop drive-in yang mayoritas berlokasi di pinggiran kota. Dulunya jenis bioskop ini dikenal sebagai alternatif menonton film untuk keluarga atau untuk mereka yang ingin berkencan. Orang lebih memilih bioskop drive-in karena lebih bebas dibandingkan menonton film di bioskop dalam ruangan. Penonton bisa merokok, membawa bayinya, hingga menonton bersama keluarga di siang hari sambil piknik.

Dari catatan Asosiasi Pemilik Bioskop Nasional di Amerika Serikat, mayoritas pemilik bioskop jenis ini dari kalangan bisnis kecil atau perseorangan. Teknologi bioskop yang dimiliki bioskop drive-in tidak secanggih milik bioskop di gedung yang sudah beralih ke teknologi digital. Di Indonesia sendiri, bioskop drive in pernah ada di Ancol pada tahun 1970-an.

Royalmount Drive-In Event Theatre untuk Berbagai Kegiatan

Menyediakan sarana drive-in untuk berbagai kegiatan dikupas di laman Trendhunter.com yang menjelaskan di Montreal, Kanada, ada dua penyelenggara acara yang telah bergabung untuk menghadirkan kegiatan teater drive-in yang dapat dikonversi ke kota. Dibuka pada hari pertama musim panas 21 Juni lalu , Royalmount Drive-In Event Theatre berjanji akan membuka jalan bagi industri hiburan dengan kondisi aman pasca Covid-19. Drive-in theatre terletak di luar Décarie dan Highway 40. Proyek kolaboratif ini menyelenggarakan pemutaran film malam hari, live music, pertunjukan komedi, wisuda, acara olahraga langsung yang disiarkan televisi, presentasi dan acara perusahaan seperti peluncuran produk atau pertemuan publik lainnya.  

Tempat serbaguna telah disetujui oleh pemerintah provinsi dan daerah. Ada langkah-langkah keselamatan, termasuk layanan jendela untuk konsesi, kamar mandi pribadi dengan petugas yang siap di tempat untuk mendisinfeksi fasilitas, keamanan yang mengarahkan para tamu, dan sebagainya. The Royalmount Drive-In Event Theatre dapat menampung 250 mobil sekaligus. Akses ke acara-acara di Royalmount Drive-In Theatre memang dibuat untuk memberi kesempatan pada penonton selama satu atau dua jam istirahat dari kelelahan mental dan fisik hidup setelah menghadapi ancaman harian virus corona. 

Layanan lewat jendela diutamakan, ini untuk menghilangkan kebutuhan tamu untuk meninggalkan kendaraan mereka. Tersedia kamar mandi dengan tempat cuci sendiri yang selalu dibersihkan petugas dan disinfeksi setelah setiap kali digunakan.  Audio premium akan disiarkan ke setiap mobil melalui sistem suara mereka sendiri. Terdapat panggung selebar 30 kaki, lengkap dengan suara dan lampu dan layar LED raksasa Petugas keamanan siap di lokasi untuk mengarahkan tamu masuk dan keluar dari lokasi dan mengelola pergerakan tamu di dalam ruang acara.

"Semua orang telah mencari solusi untuk mengumpulkan lebih dari 10 orang dengan aman untuk hiburan langsung, perayaan, acara perusahaan, dan cara untuk keluar dari rumah dan melakukan sesuatu yang berbeda," kata co-founder Royalmount Drive-In Event Theatre, Adam Bultz dan Lorne Levitt. "Kami benar-benar senang akhirnya dapat menawarkan Montreal jadi kesempatan pertama mereka untuk keluar dari rumah mereka dan melakukan sesuatu bersama tetapi terpisah. Dan, tetap menjaga setiap orang tetap aman dan menghormati aturan jarak jauh secara fisik.” ars

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment