DJ E-One Wakili Indonesia di Russia | Koran Jakarta
Koran Jakarta | December 9 2019
No Comments
Kompetisi DJ Red Bull 3Style

DJ E-One Wakili Indonesia di Russia

DJ E-One Wakili Indonesia di Russia

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Kompetisi Disc Jockey (DJ) terbesar di dunia, Red Bull 3Style sukses menghelat final nasional di Indonesia. Dari enam finalis, Sabtu (30/11) malam lalu, akhirnya terpilih E-One atau DJ Evilcutz sebagai juara nasional, di Boca Rica, Jakarta. Sedangkan untuk Juara 2 ditempati oleh Kevin Adam serta Juara 3 jatuh ke tangan Tiosan. Dengan begitu, DJ Evilcutz asal Bandung itu berhak mewakili Indonesia pada babak final dunia pada bulan April 2020 di Moscow, Russia,

Berawal dari tahun 2010, Red Bull 3Style memasuki tahun ke-10, dimana awal diciptakan kompetisi ini untuk mewadahi kegiatan positif kelompok pemusik DJ. Tahun ini, 120 DJ terbaik dunia bakal bersaing dalam 20 final nasional dan pemenang dari masing-masing negara akan mewakili Negara mereka di babak final dunia yang diadakan di Moscow, Russia tersebut.

Di babak final dunia itu, kategori Wild card hanya terbuka untuk DJ dari negara yang tidak mengadakan Final Nasional. Wild card akan diberikan oleh juri internasional dan mereka akan bersaing bersama pemenang-pemenang Negara lainnya di Final Dunia. Sementara untuk sesi final nasional tahun ini di Indonesia, dihadiri oleh DJ ternama yang menjadi juri di final Indonesia yakni DJ Four Color Zack, Shintaro, dan J Espinosa yang merupakan pemenang Red Bull 3Style pada Final Dunia 2019 di Taipei yang lalu.

Ketiga juri internasional ini juga tampil menghibur penonton bersama dengan DJ Talisa, pemenang dari Red Bull 3Style pertama yang diadakan pada tahun 2017. "Red Bull 3Style merupakan kompetisi yang terbaik bagi gue, karena bukan hanya semata kompetisi saja tapi juga edukasi dan pengalaman yang sangat luar biasa. Berteman dan belajar bersama DJ-DJ dunia tanpa batas," ujar Talisa di Jakarta, baru-baru ini.

Sebagai pemenang kompetisi lalu, DJ Talisa berharap perwakilan dari Indonesia bisa bersinar di pentas kompetisi DJ dunia di Moscow tahun depan. Di samping itu, pemenang tahun ini, DJ E-One bukanlah orang baru di dunia disc Jockey. E-One memulai kariernya dengan membentuk Hip Hop Kaki Lima selama masa SMA, DJ E-One dengan cepat menempatkan namanya di kancah DJ nasional dengan mengambil tempat pertama di Kolaborasi DJ Indonesia pada tahun 2003.

DJ E-One kemudian mengukir jalannya untuk menjadi salah satu turntablist terkemuka. Dengan reputasinya, ia berhasil mencapai final Kejuaraan Dunia DMC pada tahun 2005. Kemudian kembali bersaing di kejuaraan di Jakarta pada tahun 2014, meraih tempat pertama yang membuatnya mendapatkan tiket ke Final Kejuaraan DMC World DJ di London pada tahun yang sama. yzd/S-2

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment