Koran Jakarta | September 15 2019
No Comments

Dishub DKI Klaim Perluasan Ganjil-Genap Kurangi Kemacetan

Dishub DKI Klaim Perluasan Ganjil-Genap Kurangi Kemacetan

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeklaim uji coba perluasan aturan pembatasan kendaraan bermo­tor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap telah men­gurangi kemacetan sehingga meningkatkan kecepatan dan waktu tempuh kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan kecepatan kendaraan meningkat hingga sem­bilan persen. “Kecepatannya itu dari semula 25,65 kilome­ter/jam meningkat menjadi 28 kilometer/jam atau naik 9 persen. Waktu tempuhnya juga naik 10 persen,” ujar Syafrin.

Selain itu, Syafrin menyebut pengguna Transjakarta juga meningkat setelah Pemprov DKI melakukan uji coba perluasan aturan ganjil-genap. “Untuk angkutan umum, Transjakarta juga naik 20 persen,” kata dia. Dengan adanya perluasan aturan ganjil-genap, lanjut Syafrin, kualitas udara Jakarta juga meningkat.

Menurutnya, mengutip Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih, perbaikan kualitas udara diukur dari menurunnya konsentrasi polutan jenis PM 2,5 berdasarkan hasil pemantauan Stasiun Pemantauan Kual­itas Udara (SPKU) Bundaran Hotel Indonesia. “Perbaikan kualitas udara rerata 18,9 persen. Satu pekan sebelum per­luasan ganjil-genap, konsentrasi PM 2,5 rata-rata 63,29 mikrogram per meter kubik. Sementara satu pekan setelah ganjil-genap diperluas, konsentrasi PM 2,5 menurun jadi 51,29 mikrogram per meter kubik.  Ant/P-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment