Koran Jakarta | September 15 2019
No Comments
Infrastruktur Jalan - Polisi Harus Antisipasi Kemacetan di Persimpangan Sebidang KA

Diselesaikan, Jalur Alternatif Pemalang–Randudongkal

Diselesaikan, Jalur Alternatif Pemalang–Randudongkal

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Untuk mengatasi kemacetan di jalan nasional Jawa Tengah, pemerintah provinsi sedang mengebut menyelesaikan jalur alternatif Pemalang-Randudongkal.

 

 PEMALANG - Sejumlah jalur alternatif di Jawa Tengah (Jateng) diselesaikan untuk di­lalui pemudik Lebaran 2019. Salah satunya, jalur Pemalang–Randudongkal, yang merupa­kan jalur alternatif bagi pemudik yang akan menuju Purwokerto, Purbalingga, dan sekitarnya. Jalur ini sebagai antisipasi mengurai kepadatan di Jalan Nasional Pejagan–Prupuk–Bu­miayu–Ajibarang–Purwokerto.

Pantauan Koran Jakarta, Sabtu (25/5), jalur ini memang sedang dipersiapkan dengan baik Pemerintah Provinsi Jateng. Pemudik dari arah Jakarta bisa keluar di exit tol Gandulan, Pemalang, lalu dilanjutkan ke arah barat melalui Jalur Pantura menuju Kota Pemalang.

Kepala Cabang Pejagan–Pemalang Toll Road (PPTR), Ian Dwinanto, mengatakan pihaknya akan menyiapkan rambu lalu lintas terutama se­belum exit tol Pemalang untuk memberikan keterangan jalur alternatif menuju Purbalingga dan Purwokerto. Rambu ini di­gunakan untuk mengarahkan kendaraan ke arah Purwokerto untuk keluar dari exit tol ini.

“Nanti akan disiapkan ram­bu untuk pemudik yang ke arah Purwokerto melalui exit tol Pemalang,” kata Ian kepada Koran Jakarta.

Di pertigaan Pemalang ini tengah dilakukan perbaikan jalan yang cukup serius untuk memenuhi target dari Kemen­terian Perhubungan yakni H-10 Lebaran jalur mudik harus siap dilalui. Dari pertigaan Pema­lang, pemudik bisa berbelok ke arah selatan untuk langsung menuju jalur alternatif Pema­lang-Randudongkal.

Simpul Kemacetan

Tampak rambu lalu lintas di pertigaan tersebut yang mem­berikan keterangan Kota Purbal­ingga ke arah selatan. Pemudik harus melewati Kota Pemalang ketika pertama kali masuk jalur alternatif ini. Beberapa titik ber­potensi akan menjadi simpul kemacetan jika tidak ditangani baik oleh Dinas Perhubungan dan Korlantas terkait.

Koran Jakarta mengamati beberapa titik, di persimpan­gan sebidang jalur kereta api dekat Stasiun Pemalang, Alun-alun Kota Pemalang, serta Perempatan Tugu Sirandu de­kat Stadion Mochtar. Selanjut­nya, setelah pemudik melewati Kota Pemalang, jalur yang dila­lui cukup sepi dan lancar. Jalan pun cukup mulus untu dilalui, hanya di beberapa titik saja yang masih ada perbaikan ke­cil. Di kanan-kiri jalan tampak rumah-rumah warga yang dis­elingi hamparan sawah yang memanjakan mata.

Sampai di pertigaan Ban­tarbolang, pemudik yang ingin melanjutkan perjalanan ke arah Kajen, Bawang, hingga Unga­ran, bisa berbelok ke arah timur. Sementara untuk yang ke arah Bobotsari, Purbalingga, Pur­wokerto, bisa lurus ke selatan untuk melalui Randudongkal.

Jalur dari Bantarbolang ke arah Randudongkal relatif baik. Kanan-kiri jalan masih terham­par sawah dan diselingi perke­bunan karet yang sejuk. Di se­panjang jalan ini terdapat SPBU untuk memenuhi kebutuhan BBM pemudik yakni di Bantar­bolang dan Randudongkal.

Sampai pertigaan Randu­dongkal, pemudik yang ingin ke Guci dan Slawi bisa ke arah barat, sementara yang ingin melanjutkan ke Purbalingga dan Purwokerto, bisa ke arah selatan melalui jalur Randudongkal–Belik–Bobotsari–Purbalingga yang berkelok melewati pung­gung Gunung Slamet.

Kasi Pengumpul Tol Kanci–Pejagan, Uum Jumadi mengata­kan pihaknya akan menyiap­kan rambu lalu lintas sebelum exit tol Pejagan. Rambu akan mengarahkan pemudik untuk melalui jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di exit tol Pejagan, serta mengurangi kepadatan di jalur nasional.

“Jadi, nanti kendaraan yang akan menuju Purwokerto dan sekitarnya, akan diarahkan un­tuk lurus langsung dan keluar melalui exit tol Gandulan, Pe­malang,” ujar Uum.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, Satriyo Hidayat mengatakan guna memudahkan pemudik, Dinas Perhubungan Provinsi Jateng berkoordinasi dengan penyelenggara jalan tol untuk menambah rambu-rambu jalan. Rambu-rambu yang biasanya hanya bertulis umum, akan dita­mbahi informasi jalur alternatif yang dapat dilalui.

tri/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment