Dinkes Mukomuko Latih Petugas Kesehatan Ambil Sampel Usap | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 19 2020
No Comments

Dinkes Mukomuko Latih Petugas Kesehatan Ambil Sampel Usap

Dinkes Mukomuko Latih Petugas Kesehatan Ambil Sampel Usap

Foto : ANTARA/HO
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko.
A   A   A   Pengaturan Font

MUKOMUKO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, Bengkulu menyatakan akan mengusahakan untuk melatih para analis laboratorium Puskesmas mengambil sampel usap hidung dan tenggorokan atau swab untuk pemeriksaan Covid-19.

“Paling kita usahakan latihan untuk kawan-kawan Puskesmas, tetapi dalam keadaan seperti ini belum ada tersedia anggaran untuk melaksanakan pelatihan tenaga kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Desriani, di Mukomuko, Rabu (16/9).

Dinkes setempat mengusahakan untuk melatih para analis laboratorium Puskesmas agar mereka bisa membantu petugas analis laboratorium RSUD mengambil sampel usap.

Karena RSUD setempat keterbatasan analis laboratorium untuk mengambil sample usap atau swab terhadap puluhan orang yang kontak dekat dengan pasien yang positif Covid-19.

Ia menyatakan, karena keterbatasan sumber daya manusia sehingga RSUD setempat hanya mampu mengambil sample usap terhadap 11 dari sebanyak 39 orang yang kontak erat dengan warga Desa Tunggang yang dinyatakan positif Covid-19.

Ia mengatakan, sebenarnya dirinya prihatin dengan keadaan seperti ini, untuk itu instansinya akan berusaha mencari apakah ada pelatihan lagi bagi para analis laboratorium Puskesmas.

Diakuinya kalau sumber daya manusia di rumah sakit umum daerah ini khususnya untuk tenaga analis laboratorium kurang. Selian itu susah untuk dimasukan tenaga di bidang lain ke situ karena nanti yang lain kekurangan.

Ia menyebutkan, biasanya kurang lebih sebanyak 10 orang petugas laboratorium yang melakukan tes usap atau swab terhadap orang yang kontak dekat dengan pasien Covid-19. Ant/N-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment