Di Tengah Pandemi, Struktur Pencakar Langit St Regis Selesai Dibangun | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 19 2020
No Comments

Di Tengah Pandemi, Struktur Pencakar Langit St Regis Selesai Dibangun

Di Tengah Pandemi, Struktur Pencakar Langit St Regis Selesai Dibangun

Foto : koranjakarta/haryo brono
Proses pembangunan untuk St Regis
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – Meski sempat terhambat oleh kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19, PT Permadani Khatulistiwa Nusantara (PKN) anak usaha Rajawali Property Group (RPG) akhirnya berhasil menyelesaikan pembangunan struktur (topping off) hunian The Residences at The St. Regis Jakarta di Setiabudi, Kuningan.

Sebelumnya kebijakan PSBB yang berlangsung 24 April hingga 2 Juni 2020 sempat membuat PKN mengalami kendala dalam pengerjaan terutama karena hambatan kebijakan jarak sosial. Bangunan setinggi 240 meter dengan jumlah lantai sebanyak 62, juga mengalami hambatan dari komponen bahan baku impor kerena negara ekportir sedang mengalami pandemi.

 “Kami bersyukur pada akhirnya sampai pada topping off. Cukup bangga bisa menghadirkan satu karya bangunan ini buat Indonesia,” ujar Presiden Direktur PT PKN Ferry Maruf usai pelaksanaan upacara bendera 17 Agustus dan seremoni topping off di Jakarta, Senin (17/8).

Struktur bangunan sudah 100 persen, untuk persentase penyelesaian masih di atas 70 persen secara keseluruhan, 80 persen fasad telah dipasang, 70 persen kemajuan pengiriman marmer Italia yang diimpor, 75 persen pada instalasi mesin, kabel listrik dan perpipaan. “Bagi kami topping off penting dalam membangun market confidence,” lanjut Ferry.

Meski saat ini sedang dalam masa pendemi, tapi Ferry optimistis penyelesaikan pembangunan St Regis akan rampung pada 2022. Apalagi sejak PSBB transisi diberlakukan mulai 2 Juni 2020, PKN dapat lebih leluasa dalam menyelesaikan konstruksi dengan melibatkan 3500 tenaga kerja namun dengan protokol kesehatan yang ketat.

Ferry mengatakan, pandemi yang melanda dunia cukup membuat bahan impor seperti marmer sulit didapat. “Marmer tadinya kira impor dari China tapi karena pandemi yang saat itu mulai dari sana lalu kita ganti dari Italia,” ujar dia.

Sementara Direktur Sales & Marketing PKN, Swanny Hendrarta, mengatakan dari 195 unit hunian yang dijual telah laku sebanyak 7 unit. Setiap unit memiliki pilihan luas Luas 355 dan 373 meter persegi dengan harga per meternya dibanderol 65 dan 67 juta rupiah. “Harga kita masih bisa terserap. Mudah-mudahan tetap terjangkau dan kompetitif,” ujar dia.

Hadirnya apartemen premium The Residences at The St. Regis Jakarta  yang mengusung konsep modern klasik oleh RPG menjadi pembangunan merek St. Regis ke-3 di wilayah Asia Tenggara setelah The St. Regis Bali Resort dan The St. Regis Langkawi, Malaysia.

Beragam properti mewah di ibu kota dan tujuan wisata global beroperasi di bawah manajemen RPG, termasuk Four Seasons Hotel Jakarta, The Laguna, a Luxury Collection Resort & Spa, Bali dan The Westin Langkawi. hay/S-2

   

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment