Koran Jakarta | March 24 2019
No Comments
“Perangkat Lunak”

Deteksi Cepat dan Basmi Serangan Siber

Deteksi Cepat dan Basmi Serangan Siber

Foto : Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Symantec mengumumkan layanan Managed Endpoint Detection and Response (MEDR) terbaru dan teknologi EDR 4.0 yang disempurnakan. Dengan teknologi analitik ber­basis kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi, layanan ini sanggup menghentikan serangan siber yang canggih.

Layanan MEDR dari Symantec memanfaatkan kekuatan EDR 4.0 untuk meningkatkan respons terhadap insiden, pelacakan an­caman dan forensik, serta mem­perkuat tim IT dengan keahlian investigasi dan intelijen ancaman dari kelompok analis Symantec SOC kelas dunia.

“Banyak perusahaan berjuang dalam hal deteksi ancaman dan respons insiden karena volume dan kecanggihan serangan, serta berkembangnya percobaan serangan. Mereka juga mengha­dapi banyak tantangan termasuk volume peringatan dan ketergan­tungan yang berkelanjutan akan proses manual,” ujar ESG Senior Principal Analyst, Jon Oltsik.

Symantec MEDR mendetek­si serangan tersembunyi dan secara lihai memeriksa aktivitas mencurigakan untuk memperce­pat validasi dan respons terhadap insiden.

Kombinasi Symantec EDR 4.0, platform teknologi SOC, dan Global Intelligence Network, me­mungkinkan para analis Syman­tec untuk menyediakan keahlian mereka selama 24 jam.

“Kemampuan pelacakan ancaman, investigasi jarak jauh, dan penanggulangan endpoint yang terkelola memungkinkan tim keamanan di seluruh dunia untuk tetap selangkah lebih maju dari ancaman,” kata EVP dan GM Enterprise Products, Symantec. Art Gilliland.

Fitur-fitur yang dimiliki MEDR di antaranya dalah analisis khu­sus di tiap industri dan wilayah menyediakan layanan 24x7 di enam SOC global. Pelacakan an­caman yang terkelola memberi­kan kemampuan deteksi untuk ancaman zero-day dan ancaman yang tidak diketahui.

Fitur lainnya adalah, penang­gulangan endpoint yang terkena serangan secara cepat dengan menggunakan langkah-langkah yang telah disepakati. Laporan khusus dan laporan ancaman-an­caman baru, tinjauan bisnis, dan perlindungan 24x7.

“Banyak pelanggan tidak dapat menemukan cukup banyak ahli keamanan siber untuk memenuhi kebutuhan. Kami menghadirkan akses terhadap para analis SOC Symantec dan teknik pembela­jaran mesin untuk mengurangi beban karyawan dan memperce­pat waktu yang dibutuhkan untuk menginvestigasi insiden,” kata Gilliland.

Untuk perusahaan-perusaha­an dengan tim respons keaman­an yang tangguh, EDR 4.0 kini tersedia di perangkat apa pun, di mana pun, sebelum atau sesudah serangan terjadi untuk menye­diakan deteksi dan respons yang komprehensif.

EDR 4.0 dari Symantec senan­tiasa memperbarui mesin deteksi yang berbasis AI dengan meng­gunakan penelitian ancaman dari kelompok peneliti dan telemetri global elit dari Symantec dari 175 miliar endpoint guna melatih analitik dalam untuk mendetksi serangan baru.

Layanan EDR 4.0, kata Oltsik, sangat berguna dalam kondisi kurangnya penyelidik terampil yang tersedia.

Tim keamanan yang ada terbantu dengan alat dan layanan pintar yang dapat membantu mereka dalam menangani skala dan kecepatan ancaman mod­ern, menjadikan mereka lebih mudah untuk mengidentifikasi dan memperbaiki endpoint yang terkena dampak. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment