Koran Jakarta | November 18 2018
No Comments
Penataan Kota

Desain Ibu Kota Baru Sudah di Presiden

Desain Ibu Kota Baru Sudah di Presiden

Foto : ISTIMEWA
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuldjono
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Keputusan pemindahan ibu kota ke daerah sudah memasuki tahap akhir. Bahkan, desain ibu kota baru sudah dikantongi oleh pemerintah. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuldjono, mengatakan saat ini tinggal menunggu pengumuman dari Presiden Joko Widodo.

Basuki menambahkan, usai diumumkan maka beberapa pihak akan merealisasikan pemindahan ibu kota. “Kita tunggu Presiden Jokowi untuk memutuskan pindah atau tidak,” jelas Basuki, di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (11/1) malam. Dia menegaskan pemindahan ibu kota ini tidak akan menggunakan uang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebab, pemerintah mengundang swasta turut serta dalam rencana pemindahan ibu kota Indonesia.

Di sisi lain, Basuki belum bisa mengungkapkan terlalu banyak terkait konsepnya. ”Tadi memang ngobrol saja di Bogor. Saya kira Pak Kepala Bappenas (Bambang Brodjonegoro) nanti kan ada waktu dipanggil Presiden Jokowi untuk bicara tentang yang lain,” ujar Basuki. Seperti diketahui, pemerintah berencana memindahkan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke daerah lain di luar Jawa.

Hal itu demi mengurangi tingkat kepadatan yang sudah membludak di Jakarta. “Jadi, Kepala Bappenas punya tugas menganalisa perlu pindah atau tidak. Pemindahan itu juga sudah melakukan ‘forum group discussion’ (FGD) di beberapa universitas. Dari hasil itu memang perlu (pindah ibu kota dari Jakarta ke daerah lain),” kata Basuki.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Bappenas), Bambang Brodjonegoro, mengatakan mengenai pemindahan ibu kota tinggal menunggu arahan Presiden Joko Widodo. Bambang menuturkan hasil kajian pemindahan ibu kota dari Jakarta ke luar Jawa pun sudah diterima Presiden Joko Widodo.

“Sudah disampaikan kepada Presiden, nanti kita tunggu arahan,” ujar Bambang. Bambang enggan menyebutkan kota mana yang masuk dalam nominasi pengganti Jakarta. Namun, dia memberikan bocoran kalau kota yang dikaji bakal jadi ibu kota lebih dari 1 kota. “Pokoknya calonnya di luar Jawa lebih dari satu,” ungkap Bambang. 

 

Ant/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment