Koran Jakarta | May 19 2019
No Comments
Peningkatan SDM - Manfaatkan Internet untuk Kegiatan Positif

Desa Digital untuk Siapkan Pendidikan Berkualitas

Desa Digital untuk Siapkan Pendidikan Berkualitas

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Pemprov Jabar terus meningkatkan kualitas SDM warganya. Salahnya satunya, program desa digital agar masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.

BANDUNG – Untuk mem­perkecil kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Jawa Barat (Jabar), dikembangkan desa digital. Diharapkan dengan terbuka­nya akses informasi ke du­nia luar, masyarakat mampu memanfaatkan jaringan dan konektivitas internet untuk mendapatkan dan menyiapkan pendidikan yang berkualitas, meningkatkan produktivitas, dan memperluas pemasaran produk-produk lokal.

“Selain penyertaan infra­struktur dan peningkatan lit­erasi digital, harapannya setiap desa juga mampu memanfaat­kan kanal informasi dan komu­nikasi, seperti instagram dan whats app group untuk berko­munikasi dengan perangkat desa dan mempromosikan po­tensi desa,” kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat meresmikan desa digital, di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupa­ten Sukabumi, Jabar, Minggu (14/4).

Kang Emil, sapaan akrab gu­bernur, mengatakan desa digi­tal merupakan program kerja sama antara Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti), Kementerian Komuni­kasi dan Informatika, dan Pe­merintah Provinsi Jabar. Semua itu untuk menyediakan akses internet di desa yang sebelum­nya tidak memiliki konektivitas sama sekali.

Bakti berkomitmen akan menginstal VSAT (Very Small Aperture Terminal) yang ter­hubung dengan satelit di 600 desa dengan Indeks Desa Mem­bangun (IDM) berkembang dan tertinggal di Jabar. Menu­rut Kang Emil, setiap BUMDes diharapkan mampu mempro­mosikan produk-produk lokal menggunakan e-commerce dan bekerja sama dengan startup lokal menggunakan Internet of Things untuk peningkat­an produktivitas dan efisiensi aktivitas ekonomi, yang akan membantu meningkatkan ke­sejahteraan masyarakat mela­lui inovasi digital.

Usulan Masyarakat

Saat ini sejumlah 155 ti­tik VSAT di desa telah berstatus on air setelah diinstal oleh PT Dwi Tunggal Putra. Perang­kat ini dipasang, antara lain di balai desa, kantor desa, pe­santren, sekolah, dan Puskes­mas. Ke- 600 desa usulan yang akan menerima fasilitas VSAT merupakan hasil usulan urun daya masyarakat Jabar melalui media sosial Gubernur Ridwan Kamil, yang oleh Jabar Digital Service telah diintegrasi dan diperkaya dengan data dari Di­nas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pendidikan, dan Dinas KUK Jabar.

“Alhamdulillah bertambah lagi satu desa digital di Jabar dengan bantuan pak menteri. Harapan kami, ada perubahan kesejahteraan dari ini ya,” kata Kang Emil didampingi Men­kominfo Rudiantara yang ikut hadir dalam acara tersebut.

Sebelum ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar, Setiadji menga­takan Pemerintah Provinsi Jabar telah me-launching program desa digital, Kampung Perikan­an Digital bersama e-fishery di Desa Puntang, Kabupaten Indramayu. Nantinya, diharap­kan lebih banyak desa digital yang lahir di Jabar menyesuai­kan potensi masing-masing desa dan menjadi etalase

percontohan inovasi teknologi yang disinergikan de­ngan potensi desa.

“Dengan adanya konektivi­tas ini, membuka ruang komu­nikasi antara pemerintah dan masyarakatnya secara langsung sekaligus membuka akses ke dunia luar untuk peningkat­an perekonomian masyarakat desa,” kata Setiadji.

Program desa digital akan membekali masyarakat dengan pendampingan dan pengem­bangan kapasitas literasi digital untuk memastikan koneksi in­ternet yang ada dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan pro­duktif.

“Pemerintah Provinsi Jabar aktif membuka peluang kerja sama dengan pihak eksternal dan startup, semisal Edubox dan Teachcast with Oxford, yang menyediakan konten mendidik dan informatif,” ung­kap Dedi Supandi, Kepala Di­nas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jabar.

Pemerintah Provinsi Jabar juga akan melibatkan Relawan TIK dan pendamping desa un­tuk bersama-sama memelihara fasilitas desa dan memanfaat­kannya secara optimal.

tgh/N-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment