Koran Jakarta | April 21 2019
No Comments
Pembangunan Kota

Depok Fokus Bangun Infrastruktur

Depok Fokus Bangun Infrastruktur

Foto : ANTARA/Kahfie kamar
pembangunan alun-alun I Pekerja beraktivitas di kawasan proyek alun-alun Kota Depok, di Grand Depok City (GDC) Cilodong Depok, Jawa Barat, Kamis (10/1). Pembangunan alun-alun tersebut telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan selesai pada akhir Januari 2019.
A   A   A   Pengaturan Font

Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, menyatakan pembangunan bidang infrastruktur, baik yang dalam tahap perencanaan maupun proyek lanjutan masih mendominasi pembangunan di Kota Depok pada 2019.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Kamis, mengatakan dengan sosialisasi pembangunan 2019, dapat memberikan pemahaman serta kesatuan pikiran akan proses pembangunan yang dilaksanakan sepanjang tahun ini.

Dirinya berharap Kehadiran camat dan lurah sebagai pemangku wilayah serta kepala Perangkat Daerah sebagai pemangku kepentingan diharapkan dapat menciptakan sinergisitas terhadap proses pembangunan di setiap wilayah.

“Untuk mewujudkan rencana-rencana pembangunan di tahun ini tidak dapat dilakukan sendiri, perlu dukungan dan sinergisitas dari semua pihak, baik Organisasi Perangkat Daerah (OP D), lurah, camat, hingga peran aktif masyarakat,” ujarnya.

Idris menjelaskan pada 2019 pekerjaan infrastruktur merupakan lanjutan pembangunan tahun 2018. Pembangunan tersebut antara lain, alun-alun di kawasan Grand Depok City (GDC), Cilodong, Stadion Sepakbola Merpati, pembangunan ruang kelas baru, termasuk pembuatan Detail Engineering Design (DED) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) bagian timur.

“Ada pembangunan beberapa taman terpadu kelurahan juga yang ditargetkan sampai 2019 bisa sampai 45 taman kelurahan, dengan catatan tidak ada kendala dari sisi penolakan warga,” jelasnya.

Ia berharap dari sisi pembangunan melibatkan banyak Organisasi Perangkat Daerah (OP D). Seperti Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok yang fokus dengan berbagai kegiatan mendukung ketahanan keluarga.

Selain itu, di bidang lingkungan dan kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) akan fokus pada penyelesaian Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lulut Nambo (Luna), Kecamatan Klapa Nunggal, Kabupaten Bogor.

“Dari gubernur yang lalu sudah ditandatangani untuk pembuangan sampah dari Kota Depok ke Luna 200-300 ton per hari, semoga ke depan bisa segera terealisasi,” katanya. Ant/P-5

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment