Denyut Kehidupan Perlahan ke Arah Normal di Tiongkok | Koran Jakarta
Koran Jakarta | April 7 2020
No Comments

Denyut Kehidupan Perlahan ke Arah Normal di Tiongkok

Denyut Kehidupan Perlahan ke Arah Normal di Tiongkok

Foto : AFP/Str
Menunggu di stasiun l Sejumlah warga antri di stasiun kereta api Yichang di provinsi Hubei, Tiongkok, Rabu (25/3). Pasca dibukanya kembali transportasi publik, masyarakat kembali menggunakan kereta api dengan tetap pengawasan yang ketat.
A   A   A   Pengaturan Font

Beijing - Perlahan tapi pasti, denyut kehidupan masyarakat di Tiongkok, khususnya di provinsi Hubei mulai memperlihatkan dinamikanya. Warga sangat antusias menyambut ‘era baru’ kebebasan setelah selama hampir tiga bulan mereka harus berdiam di dalam rumah sebagai bagian dari isolasi diri mengurangi penyebaran virus korona yang belakangan popoler disebut Covid-19. Indikasi ke arah hidup yang normal terlihat dari rumah makan dan restoran yang banyak dikunjungi warga. Bahkan, warga rela antre untuk waktu yang lama guna menikmati menu yang biasa mereka makan saat normal.

Transportasi umum kembali beroperasi. Banyak kantor, juga telah dibuka lagi, meskipun dengan pemeriksaan suhu tubuh ketat dan persyaratan registrasi yang tampaknya turut berkontribusi pada pengereman penyebaran wabah. Pemerintah Tiongkok telah mulai melakukan kembali sekitar 90% pekerjaan proyek konstruksi publik besar di seluruh negeri. Tapi tidak termasuk di Provinsi Hubei dan ibukotanya, Wuhan. Selain itu, Kebun binatang kota Beijing dan sebagian dari Tembok Besar Tiongkok telah dibuka kembali untuk pengunjung yang telah memesan tiket sebelumnya.

 Langkah ini diambil setelah terjadi penurunan tajam jumlah kasus infeksi baru virus korona. Namun, masih banyak tempat wisata terkenal, seperti kompleks istana kuno di Kota Terlarang yang tetap ditutup. Pihak berwenang juga membatasi akses untuk menghindari keramaian yang mungkin mengarah kepada infeksi silang, meskipun telah diumumkan pembatasan akan dilonggarkan selama jumlah kasus infeksi baru virus corona tidak melonjak kembali. Kabar gembira bukan hanya bagi penduduk Tiongkok, apalagi yang tinggal di provinsi Hubei, juga warga dunia. Mengapa? Pemerintah Tiongkok akan mencabut status lockdown Kota Wuh, ibukota provinsi Hubei dua minggu lagi atau tepatnya 8 April 2020.

Hal itu diumumkan Gubernur Hubei,Selasa ( 24/3) sebagaimana dilaporkan South China Morning Post dan Xinhua. Pengumuman ini merupakan sinyal bahwa dengan penanganan yang serius, diikuti aturan yang ketat untuk isolasi, wabah virus korona bisa diatasi. Bahkan Tiongkok mulaimembantunegara- negara lain yang tengah menghadapi pandemi korona ini Seperti diketahui, Wuhan merupakan tempat pertama kali virus korona ditemukan dan dalam tempo beberapa hari virus itu menular dengan cepat hingga ke seluruh wilayah Tiongkok, termasuk Hong Kong dan Macau. eko/AFP/AR-3a

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment