Koran Jakarta | November 22 2017
No Comments

Delapan Anggota Parlemen Australia Dipecat

Delapan Anggota Parlemen Australia Dipecat

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

SYDNEY – Mahkamah Agung Australia pada Selasa (14/11) menyatakan delapan anggota parlemen harus dicopot dari posisinya setelah diputuskan memiliki kewarganegaraan jamak.

“Krisis kewarganegaraan ini menjadikan masalah politik besar bagi Perdana Menteri Malcolm Turnbull karena empat dari delapan anggota parlemen itu berasal dari partai berkuasa sehinggasaat ini posisi mayoritas partai terancam,” demikian diwartakan Reuters.

Berdasarkan konstitusi yang berlaku di Australia, setiap anggota parlemen harus bisa membuktikan bahwa dirinya benar-benar warga Australia. Setiap warga yang memiliki status kewarganegaraan jamak dilarang menjadi anggota parlemen untuk menghindari pengkhianatan terhadap negara.

Mahkamah Agung mengataakan krisis kewarganegaraan saat ini jadi sorotan karena setengah dari 24 juta populasi Australia lahir atau memiliki orang tua yang lahir di luar negeri. “Walau begitu aturan yang telah dicantumkan dalam konstitusi Australia harus dijalankan sebagai mana mestinya,” pungkas pernyataan Mahkamah Agung menyikapi krisis kewarganegaraan jamak yang melanda anggota parlemen di Australia. Rtr/I-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment