Koran Jakarta | August 18 2017
No Comments

De Grasse Ancam Dominasi Bolt

De Grasse Ancam Dominasi Bolt

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

STOCKHOLM – Sprinter asal Kanada, Andre De Grasse, mengancam dominasi Usain Bolt setelah merebut kemenangan pada nomor lari 100 meter dengan catatan waktu 9,69. Torehan waktu itu draihnya pada kejuaraan atletik Diamond League di Stockholm, Minggu (18/6) waktu setempat.

De Grasse akan memberikan ancaman terbesar kepada Bolt saat keduanya tampil dalam kejuaraan dunia pada bulan Agustus mendatang. Meski demikian peraih medali perak Olimpiade nomor 200 meter itu dibantu oleh oleh angin yang memiliki kecepatan 4,8 meter per detik, 2 meter per detik lebih cepat dari batas waktu yang diperbolehkan 2 meter per detik.

Meskipun demikian, De Grasse, yang memenangkan gelar 100 meter di Oslo Diamond League menebar ancaman kepada Bolt di London dengan unggul 0,15 detik atas sprinter Pantai Gading Ben Youssef Meite dan 0,2 lebih cepat dari sprinter Jamaika Ryan Shields.

“Saya terkejut saat melihat waktu di papan skor, saya hanya ingin berlari di bawah 10 detik dan saya tidak merasa ingin berlari secepat itu,” ujar De Grasse yang berusia 22 tahun. “Itu yang tercepat yang pernah saya raih, ini akan mengejutkan tubuh saya. Besok saya akan merasa sedikit sakit,” sambungnya.

Catatan waktu De Grasse sama dengan 9,79 detik dengan bantuan angin 2 meter per detik dan 9,88 tanpa angin. Rekor dunia yang dicatatkan Bolt di kejuaraan dunia Berlin pada 2009 adalah 9,58 detik dengan kecepatan angin 0,9 meter per detik. “Ini memberi saya kepercayaan diri untuk berlari secepat itu karena saya tidak merasa cepat,” sambung De Grasse.

“Saya tahu kapan saya benar-benar merasa baik dan bersiap untuk meraih posisi puncak di kejuaraan dunia, saya tahu ini akan menjadi sesuatu yang istimewa,” tandasnya.

Sementara angin benar-benar berpengaruh pada lomba tersebut. Bahkan sprinter Jerman Julian Reus yang finis di posisi kelima mencatat waktu 9,99 detik. ben/Rtr/S-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment