DBD Makin Meningkat | Koran Jakarta
Koran Jakarta | August 13 2020
No Comments
Pandemi Covid-19 I Kasus Positif Melewati Angka 60.000 Orang

DBD Makin Meningkat

DBD Makin Meningkat

Foto : Sumber: Covid19.go.id
A   A   A   Pengaturan Font
Data Kemenkes menunjukkan kasus DBD di Indonesia dari minggu pertama hingga ke-27 sudah mencapai lebih dari 70.000 kasus.

 

JAKARTA – Kasus demam berdarah dengue (DBD) sema­kin meningkat di tengah pan­demi Covid-19. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), wilayah yang paling banyak kasus DBD adalah wilayah dengan kasus Co­vid-19 tertinggi. Fenomena ini menunjukkan bahwa seseorang yang terinfeksi Covid-19 juga berisiko terinfeksi DBD.

“Wilayah dengan angka ka­sus Covid-19 sekaligus DBD yang tinggi, antara lain Jawa Barat, Lampung, Nusa Teng­gara Timur (NTT), Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan,” ungkap Tim Komunikasi Publik Gugus Tu­gas Percepatan Penanangan Covid-19, Reisa Broto Asmoro, dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (3/7).

Reisa mengatakan, dari hari ke hari, kasus DBD terus me­ningkat, bahkan situasinya su­dah semakin berbahaya. Data Kemenkes menunjukkan kasus DBD di Indonesia dari minggu pertama hingga ke-27 sudah mencapai lebih dari 70.000 ka­sus. Jumlah tersebut tersebar di 34 provinsi dan 465 kabu­paten/kota dengan jumlah ke­matian hampir 500 orang.

“Penambahan kasus baru dan kematian terus bertam­bah. Puncaknya biasanya menjelang pertengahan tahun seperti sekarang,” kata dia.

Reisa mengatakan, dalam menangani pencegahan pe­nyakit ini, kinerja para petu­gas terhambat akibat pandemi Covid-19. Begitu juga dengan kegiatan masyarakat, seperti membersihkan lingkungan sekitar karena harus membatasi kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Kasus Baru

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto, mengingatkan kasus Covid-19 di Tanah Air sudah melewati angka 60.000 orang. Angka Covid-19 60.000 orang itu terlampaui setelah Jumat pukul 12.00 WIB, dinyatakan adanya penambahan kasus baru sebanyak1.301 orang.

“Kami mendapatkan data konfirmasi positif 1.301 orang, sehingga totalnya menjadi 60.695 orang,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penangan­an Virus Korona, Achmad Yuri­anto, dalam konferensi pers dari Graha BNPB.

Setidaknya ada lima provinsi yang mencatat kasus baru Cov­id-19 dalam jumlah tinggi. Jawa Timur kembali menjadi provinsi dengan penambahan terbanyak dengan 353 kasus baru. Berikut­nya, Sulawesi Selatan dengan 180 kasus baru. Kemudian, ada DKI Jakarta dengan 140 kasus baru, Jawa Tengah dengan 134 kasus baru, dan Kalimantan Se­latan dengan 110 kasus baru.

Di tempat terpisah, Menteri Kesehatan ( Menkes), Terawan Agus Putranto, menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/ MENKES/382/2020, yang mengatur tentang Pro­tokol Pengawasan Pelaku Per­jalanan dalam Negeri di Ban­dara Udara dan Pelabuhan dalam Rangka Penerapan Ke­hidupan Masyarakat Produktif dan Aman terhadap Covid-19.

Selain menunjukkan hasil pemeriksaan Reverse Tran­scription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) negatif atau surat keterangan hasil pemerik­saan rapid test antigen/antibodi nonreaktif kepada pihak mas­kapai/operator pelayaran/agen perjalanan secara elektronik maupun non-elektronik, calon penumpang juga wajib memi­liki kartu kewaspadaan sehat atau health alert card (HAC).

Kartu kewaspadaan ke­sehatan atau health alert card (HAC) diperoleh dengan mengunduh aplikasi electronic Health Alert Card (eHAC) me­lalui Google Play/ App Store atau dengan mengakses me­lalui inahac.kemkes.go.id dan diisi pada saat keberangkatan, baik secara elektronik maupun non-elektronik. n jon/P-4

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment