Koran Jakarta | March 24 2019
No Comments
SAINSTEK

Daur Uang Gipsum untuk Produksi Pertanian

Daur Uang Gipsum untuk Produksi Pertanian

Foto : ISTIMEWA
Gipsum tinggi kalsium dan sulfur. Formula kimia gipsum membuat nutrisi tersebut dapat diolah dan bermanfaat untuk produksi tanaman.
A   A   A   Pengaturan Font
Gypsum atau gipsum adalah sumber kalsium dan belerang. Material ini dapat memberi manfaat bagi tanaman dan tanah. Keunggulan ini membawa manfaat tambahan dari daur ulang gipsum.

Adalah Warren Dick, pakar dan peneliti dari Ohio State University, telah bekerja meneliti utilitas gipsum selama lebih dari dua dekade. Tetapi penggunaan gipsum yang dipelajari Dick lebih pada kegunaannya pada tanah pertanian. “Gipsum adalah sumber kalsium dan sulfur yang baik, yang dibutuhkan tanaman untuk hasil panen yang baik,” kata Dick.

Gipsum membantu tanah menyerap air dengan lebih baik dan mengurangi erosi. “Manfaat lainnya bahwa gipsum juga mengurangi pergerakan fosfor dari tanah ke danau dan sungai dan meningkatkan kualitas berbagai buah dan sayuran,” kata Dick. Gipsum adalah mineral yang secara alami ditemukan terkonsentrasi di berbagai tempat dan dapat ditambang dari tanah.

Tetapi penelitian Dick berfokus pada gipsum yang pulihkan dari pembangkit listrik tenaga batubara. “Gipsum yang dipulihkan memiliki kualitas yang baik,” kata Dick. Partikel-partikel gipsum berukuran kecil dan seragam sehingga cukup reaktif. Ini bisa menjadi manfaat nyata dalam pertanian. “Kami juga menentukan bahwa itu aman untuk penggunaan pertanian melalui banyak penelitian.

Menggunakannya kembali untuk keperluan pertanian, alih-alih meletakkannya di tempat pembuangan sampah, memberikan beberapa keuntungan,” tambah Dick. Gipsum tinggi kalsium dan sulfur. Selain itu, formula kimia gipsum membuat nutrisi tersebut lebih tersedia bagi tanaman daripada beberapa sumber nutrisi lainnya yang umum.

Secara kimiawi, gipsum adalah kalsium sulfat. Penggunaannya sering dikacaukan dengan kapur, yaitu kalsium karbonat. Gipsum akan mengubah sedikit pH tanah. Sebaliknya, material ini juga dapat meningkatkan pertumbuhan akar tanaman, terutama di tanah masam, bahkan tanpa perubahan pH yang besar.

Hal ini karena gipsum melawan efek toksik dari aluminium yang larut pada perkembangan akar. Aluminium terjadi secara alami di tanah dan seringkali tidak menjadi masalah bagi tanaman. Tetapi ketika tanah menjadi asam, aluminium tersedia untuk tanaman - dan itu dapat menghambat atau membunuh mereka.

Bonus lain dari gipsum adalah gipsum merupakan mineral yang cukup larut. Ini berarti kalsium dapat bergerak lebih jauh ke dalam tanah daripada kalsium dari kapur (kalsium karbonat). Kondisi tersebut dapat menghambat penyerapan aluminium di kedalaman. Ketika akar lebih banyak dan dapat tumbuh lebih dalam ke dalam profil tanah, mereka dapat mengambil lebih banyak air dan nutrisi, bahkan selama periode musim kering

Meskipun cukup larut, gipsum dapat menjadi sumber belerang yang sangat baik selama beberapa musim tanam. Gipsum sebagai pupuk belerang telah menguntungkan jagung, kedelai, kanola, dan alfalfa. Penelitian menemukan bahwa belerang tersedia tidak hanya pada tahun diterapkan. Hanya saja, ia dapat terus memasok belerang selama satu atau dua tahun setelahnya, tergantung pada tingkat aplikasi awal.

Gipsum juga dapat membantu memperbaiki struktur tanah. Banyak dari kita memandang tanah sebagai zat statis yang seragam. Pada kenyataannya, tanah adalah campuran partikel anorganik, partikel organik, dan campuran kompleks ruang pori, air, dan mikroba tanah. Komposisinya berubah melalui peristiwa cuaca seperti hujan badai, melalui olah tanah, atau ketika tanaman menarik nutrisi untuk pertumbuhan.

Petani harus mengelola tanah mereka dengan baik untuk mempertahankan hasil panen yang baik dari tahun ke tahun. Memperbaiki struktur tanah membantu petani dengan beberapa masalah pertanian umum. Menambahkan gipsum ke tanah mengurangi erosi dengan meningkatkan kemampuan tanah untuk menyerap air setelah presipitasi, sehingga mengurangi limpasan.

Aplikasi gipsum juga meningkatkan aerasi tanah dan perkolasi air melalui profil tanah. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan manfaat aplikasi gipsum untuk meningkatkan pergerakan air. Ini juga mengurangi pergerakan fosfor ke luar lahan. Apa pun solusi yang coba diterapkan oleh petani ketika menggunakan gipsum, mereka memiliki beberapa opsi untuk aplikasi.

Tentu saja, jenis metode aplikasi akan ditentukan oleh alasan untuk menggunakan gipsum. Gipsum yang dihancurkan halus dapat dilarutkan dalam air irigasi dan diaplikasikan seperti itu. Petani dapat mengambil gipsum dan menerapkannya ke lapisan tanah atas sebelum penanaman atau setelah panen. Ini juga dapat diterapkan pada ladang jerami setelah pemotongan jerami.

Jika penggilingan diperlukan (sekali lagi, tergantung pada kondisi tanah), gipsum dapat dikerjakan ke dalam tanah dengan peralatan penggilingan. Meskipun gipsum telah digunakan dalam pertanian selama lebih dari 250 tahun, manfaat yang diberikannya masih dipelajari. Selain itu, penggunaan kembali produk sampingan gypsum dari pembangkit listrik tenaga batubara mengurangi kebutuhan untuk menambang gypsum. 

 

nik/berbagai sumber/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment