Koran Jakarta | November 12 2019
1 Comment

Daud Yordan Genjot Persiapan

Daud Yordan Genjot Persiapan

Foto : ANTARA/FIKRI YUSUF
A   A   A   Pengaturan Font

BALI - Petinju Indonesia pemegang gelar WBO Intercontinental kelas ringan (61,2 kilogram), Daud Yordan, sudah menjalani latihan dengan mitra tanding sebanyak 102 ronde sebagai persiapan menghadapi petinju Afrika Selatan, Michael Moekoena, di Malang, Jawa Timur, 17 November 2019.

“Saya sudah selesai menjalani sesi latihan dengan sparring partner pada Rabu (6/11) dan sekarang tinggal fokus menjaga kondisi fisik saja,” kata Daud Yordan ketika dihubungi, Kamis (7/11).

Selain itu, kata petinju dengan rekor bertarung 39 kali menang (27 di antaranya dengan KO) dan empat kali kalah, tersebut, sisa waktu yang ada sekarang ini juga fokus untuk melatih teknik dan strategi untuk pertarungan mendatang.

Latihan dengan sparring partner yang dijalani Daud Yordan tersebut didampingi empat petinju termasuk Ongen Saknosiwi yang juga akan bertarung bersamaan dirinya untuk menghadapi petinju Filipina Marco Demecillo, sedangkan tiga lainnya adalah Rey, Lewi, dan Daudy Bahari.

Latihan dengan mitra tanding ini sudah dijalani petinju kelahiran Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, sekitar dua pekan, sebelumnya menempa diri dengan latihan untuk penguatan otot-otot tubuh, tangan, kaki, dan perut di bawah bimbingan pelatih Pino Bahari.

Ketika ditanya rencana keberangkatan ke Malang, Jawa Timur, petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut, mengatakan hari Senin (11/11) pagi bertolak ke Malang dari Bali.

Daud Yordan, sudah menyiapkan beberapa strategi untuk menghadapi petinju Afrika Selatan, Michael Moekoena, mendatang. “Saya punya beberapa stok strategi yang akan saya terapkan saat menghadapi Moekoena karena gaya bertarung petinju Afrika Selatan tersebut cukup efektif untuk menghadapi petinju dengan karakter seperti saya,” katanya.

Menurut dia, Moekoena memiliki gaya bertarung counter boxer yang lebih banyak menunggu serangan, baru kemudian memasukkan pukulan ke arah lawan. Menghadapi petinju Afrika Selatan seperti itu, kata Daud, dirinya tidak akan selalu menerapkan gaya bertarung yang selama ini dimainkan, tetapi akan melihat kondisi di atas ring dan memilih strategi yang tepat. “Saya tidak selalu membombardir lawan dengan pukulan-pukulan.” Ant/S-2

Klik untuk print artikel

View Comments

asmiranda
Jumat 8/11/2019 | 23:59
kalo lagi santai mah enakan ditemanin DUPA88 ,seru gamenya heboh bonusnyaa....dan bisa bikin dompet penuh isi...segera kunjungi dupa88 bagi yang mau dompetnya penuh isi...hehhehe...

Submit a Comment