Dana Hibah Meningkat Jelang Pilkada | Koran Jakarta
Koran Jakarta | September 24 2017
No Comments
Bantuan Dana

Dana Hibah Meningkat Jelang Pilkada

Dana Hibah Meningkat Jelang Pilkada

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Jakarta – Tahun 2018, kembali bakal digelar pemilihan kepala daerah serentak di 171 daerah. Dinamika politik pun menghangatkan. Namun yang patut dicermati adalah meningkatnya alokasi dana hibah dan bantuan sosial menjelang pemilihan. Jumlahnya mencapai triliunan rupiah. “Kami Center for Budget Analysis (CBA), menyoroti pos anggaran dana hibah dan bansos daerah yang akan melakukan Pilkada serentak,” kata Jajang Nurjaman, Koordinator Investigasi CBA, di Jakarta, Senin (14/8).

Dari hasil penelusuran CBA, kata Jajang, ada peningkatan jumlah dana hibah dan bansos di 17 provinsi. Provinsi Jawa Barat yang paling besar menggelontorkan anggaran untuk dana hibah dan bansos. Tercatat alokasinya sebesar 10,4 triliun rupiah. Rinciannya untuk program hibah dialokasikan sebesar 10,3 triliun rupiah.

Sedangkan untuk dana Bansos sebesar 38,4 miliar rupiah. Kedua, provinsi Jawa Timur. Anggaran untuk dana hibah mencapai 6,4 triliun rupiah. Sementara untuk dana bansos dialokasikan sebesar 10 miliar rupiah. “Total 6 triliun rupiah lebih,” kata Jajang. Di Provinsi Jawa Tengah juga anggaran dana hibah dan Bansos meningkat signifikan. Misalnya untuk anggaran hibah dialokasikan sebesar 4,9 triliun rupiah. Sedangkan dana bansosnya tercatat sebesar 248, 5 milyar rupiah.

Total semuanya 5,1 triliun rupiah. Begitu juga di Provinsi Sumatera Utara. Anggaran hibah diprovinsi tersebut tercatat sebesar 3,6 triliun rupiah. Pun di Sulawesi Selatan yang juga akan menggelar Pilkada. “Di provinsi ini qnggaran hibah sebesar 1,8 triliun rupiah. Anggaran bansos sebesar 600 juta rupiah. Total 1,8 triliun rupiah lebih,” ujarnya.

Provinsi lain yang juga akan menggelar pemilihan yakni Sumatera Selatan, kata Jajang, anggaran hibahnya cukup besar. Tercatat sebesar 1, 652 triliun rupiah. Anggaran bansosnya sebesar 600 juta rupiah. Totalnya mencapai 1.652.894.054.000 rupiah. Provinsi Lampung juga demikian. Anggaran hibahnya tercatat sebesar 1.507.323.000.000 rupiah.

Sedangkan dana bansos dialokasikan sebesar 6 miliar rupiah. Total mencapai 1.513.323.000.000 rupiah. Dana hibah dan Bansos juga sangat besar dialokasikan oleh Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tercatat dana untuk anggaran hibah sebesar 1.348.419.750.000 rupiah. Sementara anggaran untuk dana bansos dialokasikan sebesar 23.151.000.000 rupiah.

Jika digabungkan totalnya mencapai 1.371.570.750.000 rupiah. Di Provinsi Papua, anggaran hibah dan bansosnya juga cukup besarnya. Untuk anggaran hibah misalnya dialokasikan sebesar 1.089.144.837.924 rupiah. Sedangkan untuk anggaran bansos sebesar 91.509.700.000 rupiah. Totalnya 1.180.654.537.924 rupiah. “Bali, Riau, NTB, Kaltim, Kalbar, Sulawesi, Maluku dan Maluku Utara anggaran untuk dana hibah dan Bansosnya sangat besar,” urai Jajang. ags/AR-3

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment