Koran Jakarta | May 20 2019
No Comments

Corak Unik Dinding Kamar Tidur

Corak Unik Dinding Kamar Tidur

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Kamar dengan desain bergaya art deco kental akan nuansa seni dan bentuk serta motif yang cukup impresif.

Nuansa kamar tidur di hunian modern tidak lagi didominasi gaya monoton. Beberapa penghuni rumah memberikan nuansa yang lebih bergaya seni di ruang tidurnya. Salah satunya adalah desain art deco.

Konsep art deco adalah gaya desain yang menonjolkan corak seni yang bermotif impresif. Art deco yang berkembang di Perancis pada awal abad ke 20, kemudian berkembang hingga ke Eropa dan Amerika paska perang dunia I dan II.

Hingga tahun 1945, Art deco menjadi gaya desain interior terpopuler, termasuk untuk interior kamar tidur. Sesuai namanya, setiap sudut yang dihadirkan di kamar bergaya Art deco kental akan nuansa seni dan bentuk serta motif yang cukup impresif.

Bentuk dan pola geometris juga kerap ditampilkan di desain kamar tidur, dipadukan dengan furnitur yang eksotik dan mewah. Tak ayal,gaya interior Art deco ini menjadi gaya interior standar untuk set film-film hollywood. Ingin membawa kembali nuansa Art deco ke dalam kamar tidur Anda?

Poin-poin di bawah ini penting untuk dipertimbangkan. Menurut Ari, desainer dan arsitek ruangan, bentuk adalah salah satu unsur yang penting untuk diperhatikan dalam mendekorasi kamar tidur Art deco. Kamar tidur Art deco menampilkan figur dan pola geometris yang repetitif dan kerap ditemui di beberapa sudut ruangan.

Juga, tambah dia, pemilik rumah perlu menghadirkan karya seni yang memiliki bentuk geometris atau karya seni yang menonjolkan kesan modernitas, seperti gambar atau miniatur gedung bertingkat, pesawat, kapal pesiar, dan mobil.

“Jika ingin menghadirkan karyaseni bernuansa alam, pilihlah gambar matahari terbenam atau gambar bunga-bunga nan eksotis,” terang Ari.

Setelah itu, kombinasikan dengan cermin yang sesuai, dengan pinggiran dari ubin, krom, kaca, atau glossy lacquer. Untuk elemen kain, pilihan yang tepat untuk Art deco adalah kain satin, sutra, taffetas, denga motif hewan-hewan liar. Motif-motif ini bisa dihadirkan pada karpet, keset, seprai, atau upholstery.

Yang berikutnya, hadirkan nuansa glamour melalui pemilihan furnitur art deco. Seperti diketahui, gaya art deco kental nuansa glamour. Maka, usahakan pilih furnitur yang juga memiliki sisi mewah, misalnya meja rias, yang dipadukan dengan cermin dan bangku rias nan empuk dan mewah.

Meja rias bisa terbuat dari kayu, dengan bertatahkan kristal akrilik atau kaca. Kemudian, nuansa mewah juga bisa ditonjokan melalui elemen kain sebagai pelengkap furnitur, seperti kain beludru atau kain yang lembut dan shiny untuk kap lampu, bantal dekoratif dan bantal sofa.

Yang juga perlu diperhatikan, jelas Arie, adalah memberi penekanan pada ranjang. Headboard pada tempat tidur adalah elemen krusial yang bisa dijadikan penunjang desain art deco.

Maksimalkan dengan menghiasi headboard ini menggunakan kain beludru atau kulit, sehingga membuatnya terlihat cukup mencolok. Kemudian lengkapi dengan kandelar atau lampu gantung yang terpasang tepat di atas tempat tidur.

Namun, kandelar yang dipilih bukanlah kandelar dengan nuansa klasik, tapi lebih ke kandelar dengan bentuk dan ornamen modern, misalnya dengan memilih lampu gantung berornamen chevrons, rhombuses and stylized sunbursts untuk menggantikan liontin atau pendan klasik dengan elemen bola – bola kristal.

Di lantai tak jauh dari tempat tidur, gunakan karpet. Jika di beberapa gaya klasik kerap menggunakan karpet berornamen bunga, maka untuk gaya desain Art deco, disarankan menghadirkan karpet bermotif abstrak atau figuratif, dengan pola geometris. Atau cukup menghadirkan karpet dengan perpaduan pola garis dan warna.

“Adapun motif yang banyak dihadirkan pada kamar tidur art deco sangat terpengaruh dengan aliran kubisme yang diperkenalkan Picasso, ekpressionis , surealis, dan abstrak.”  yun/E-6

 

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment