Koran Jakarta | December 19 2018
No Comments
Hunian Vertikal

Cleon Park, Padukan Gaya Hidup dan Produktivitas

Cleon Park, Padukan Gaya Hidup dan Produktivitas

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Hunian vertikal adalah properti masa depan. Bahkan, menghuni apartemen terus menjadi tren dan gaya hidup bagi kaum muda, kelompok kelas menengah urban, hingga kalangan profesional.

Pilih mana, beli rumah tapak atau hunian vertikal? Tentu saja jawabannya disesuaikan dengan kebutuhan, peruntukkan, dan budget atau anggaran. Namun, jika melihat kian meroketnya harga tanah, maka hunian vertikal menjadi pilihan terbaik untuk dimiliki. Bahkan, hunian vertikal sudah dianggap hunian terbaik masa depan karena memiliki nilai efisiensi yang lebih baik dari rumah tapak.

Tapi tentu saja, rumah tapak atau landed house juga masih tetap menjadi incaran masyarakat. Namun bagi kaum urban yang serba dituntut cepat dengan penghasilan tidak terlalu tinggi akan diuntungkan dengan tinggal di apartemen. Lokasinya yang strategis cocok bagi mereka yang tidak ingin mengeluarkan biaya transportasi besar.

Menurut pengamat properti Ali Tranghada, saat harga rumah melonjak atau tersedia jauh di pinggir kota, masih banyak kalangan berusia produktif yang berminat. Alasannya, mereka masih mampu dengan kewajiban mobilitas tinggi. Keadaan tersebut sebenarnya tak ideal. Jauhnya jarak dengan kantor membuat kemampuan mobilitas mereka menurun dan tidak efisien. Untuk itulah, pada dasarnya apartemen dibangun untuk memudahkan gerak penghuninya. Apartemen biasanya dibangun dekat dengan berbagai pusat kegiatan, baik bisnis, komersial, pendidikan, kesehatan hingga hiburan.

“Tinggal di apartemen menuntut sikap rasional, efisien, simpel, praktis, dan mandiri. Selain itu, mereka diharapkan dapat menghormati kemajemukan,” terang Ali.

Berdasarkan laporan Departemen Ekonomi dan Sosial PBB mengenai tren urbanisasi global, diproyeksikan 66 persen penduduk dunia akan tinggal di daerah urban pada tahun 2050.

Ini bisa jadi lonjakan yang sangat tinggi jika dibandingkan persentase penduduk dunia yang tinggal di daerah perkotaan pada tahun 1950, yang hanya mencapai 30 persen. Karenanya, pembangunan hunian vertikal menjadi solusi dalam permasalahan kebutuhan hunian bagi kaum urban. Merespons fenomena ini, pengembang kian agresif membangun hunian vertikal.

Jakarta Garden City, misalnya, dikembangkan oleh modernland Realty sebagai kawasan kota mandiri yang menawarkan semua produk properti yang elegan. Dari landed house, supermall, perkantoran, produk properti komersial, hingga hunian vertikal berkualitas.

Melalui PT Mitra Sindo Sukses, Modernland Realty meluncurkan Cleon Park Apartment di kawasan perumahan berskala kota (township) Jakarta Garden City seluas 370 hektar yang dikembangkan di Jakarta Timur.

Ini merupakan proyek apartemen pertama di Jakarta Garden City. Menurut Direktur Utama PT Mitra Sindo Sukses Sami Miettinen, Cleon Park Apartment memiliki banyak keunggulan seperti ukuran yang lebih luas dibanding dengan tipe apartemen yang dipasarkan pengembang lain saat ini.

“Konsep ini tentu akan memberikan kenyamanan bagi para penghuninya,” terang Sami. Lokasi Cleon Park Apartment di kawasan Kota Mandiri Jakarta Garden City juga sangat strategis. Ini karena didukung oleh pesatnya pembangunan infrastruktur yang menembus kawasan Jakarta Timur.

“Pembangunan infrastruktur yang terus direalisasikan Pemerintah di beberapa wilayah di DKI Jakarta turut berperan aktif dalam menciptakan pusat pertumbuhan properti baru di Jakarta,” papar Sami. Pasalnya, pembangunan sarana infrastruktur tersebut secara tidak langsung membuat kawasan yang semula terkendala dari sisi aksesibilitas, menjadi terbuka dan berkembang baik sebagai kawasan permukiman maupun bisnis potensial.

Hyronimus Yohanes, GM Marketing & Sales Jakarta Garden City, menambahkan, Jakarta Garden City mulai mengembangkan apartemen karena pasarnya terbuka dan fasilitas pendukungnya sudah siap. Fasilitas yang sudah tersedia di Jakarta Garden City antara lain AEON Mall, pasar modern, area komersial, sekolah, pusat kuliner.

IKEA pun tidak lama lagi juga akan membangun gerai di seberang AEON Mall. Akses menuju kawasan Jakarta Garden City juga makin mudah dengan beroperasinya jalan tol akses Tanjung Priok yang menghubungkan ruas tol JORR Cakung-Cilincing dengan jalan tol dalam kota.

Lokasi Jakarta Garden City berada di pinggir jalan tol Cakung-Cilincing tidak jauh dari gerbang tol Cakung Timur. Cleon Park Apartment berlokasi di area premium Jakarta Garden City, menempati lahan seluas 1,7 hektar, terintegrasi dengan area komersial Cleon Park yang dirancang sebagai pusat gaya hidup atau lifestyle, dan hanya berjarak sekitar 250 meter dari AEON Mall Jakarta Garden City atau 2 menit berjalan kaki. Halte Trans Jakarta juga beroperasi yang letaknya tepat di seberang apartemen.

Cleon Park Apartment memiliki dua tower, North dan South. Untuk saat ini, yang dipasarkan lebih dulu adalah tower North setinggi 24 lantai dan memiliki 310 unit. Apartemen dimulai dari lantai 6, karena dari lantai basement hingga lantai lima menjadi area parkir dengan rasio 1 banding 2.

Di lantai 6 apartemen, akan disediakan fasilitas infinity pool, gym, dan sky garden. Terdapat pula 6 unit apartemen di lantai enam yang memiliki fasilitas tambahan berupa private garden. Hyronimus Yohanes yang biasa disapa Rony mengatakan, “Luas unit Cleon Park Apartment kami desain lebih ‘manusiawi’. Sebagai contoh, tipe studio dimulai dari ukuran 32 m2. Kami juga menawarkan tipe lain yaitu 1 bed room (45 m2), 2 bed room (59 m2), dan 3 bed room (89 m2). Setiap lantai, kami isi sebanyak 16 hingga 17 unit.”

Nilai tambah Cleon Park Apartment menurut Rony adalah ketersediaan fasilitas semi furnished untuk setiap tipe unit yang dipasarkan. ”Untuk mendukung gaya hidup praktis dan efisien, kami telah memberikan kelengkapan fasilitas untuk calon penghuni, dimulai dari kitchen set, kompor, water heater, mesin cuci dan pengering, dan kulkas. Bahkan setiap ruangan di setiap unit kami lengkapi peranti AC,” jelas Rony. Konsep desain yang diusung adalah minimalis modern disesuaikan segmentasi pasar kelas menengah atas. yun/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment