Koran Jakarta | July 17 2019
No Comments

City Jaga Peluang

City Jaga Peluang

Foto : AFP/ OLI SCARFF
A   A   A   Pengaturan Font

City kembali ke puncak klasemen Liga Inggris dan berada di jalur juara setelah menang atas MU.

MANCHESTER – Pelatih Manchester City Pep Guar­diola yakin timnya telah menjaga peluang mereka dalam upaya mempertahankan gelar Liga Inggris. “The Citizen” unggul satu poin di atas Liverpool dalam perburuan usai kemenan­gan 2-0 atas Manchester United, Kamis (25/4) dini hari WIB.

Bernardo Silva dan Leroy Sane mencetak gol bagi tim tamu da­lam 12 menit pada babak kedua di Old Trafford. Hasil itu menjadi kekalahan ketujuh dalam sembi­lan pertandingan bagi MU yang tetap terpaut tiga poin dari empat besar.

City tidak dapat menyamai re­kor 100 poin yang mereka raih saat merebut gelar musim lalu. Tapi jika menang atas Burnley, Leices­ter dan Brighton dalam pertand­ingan selanjutnya, akan membuat City meraih gelar dengan 98 poin. Hal itu juga memasti­kan Liverpool melanjutkan penantian selama 29 tahun untuk memenangkan liga, meski sudah membukukan re­kor poin klub.

“ K a m i meningkatkan level untuk Liga Premier musim lalu dengan 100 poin. It­ulah level yang diburu Liverpool. Apa yang telah mereka lakukan sungguh luar biasa tetapi pe­luang saat ini ada di tangan kami,” ujar Guardiola.

“Kedua tim pan­tas mendapatkan gelar. Tapi hanya ada satu pemenang. Tim yang kalah tidak akan memiliki penyesalan karena mereka tel­ah memberikan segalanya,” sam­bungnya.

Pe r j a lanan City ke Old Traf­ford diprediksi sebagai rintangan besar ter­akhir yang tersisa bagi tim asuhan Guardiola untuk diatasi, meski mereka juga akan memiliki keuntungan jika Liverpool tergelincir.

Namun, Guardiola mempe­ringatkan akan ada ujian berat lainnya dengan jenis yang ber­beda saat menghadapi Burnley pada hari Minggu.

“Biasanya dengan ke­menangan seperti ini, kami akan sangat menikmatinya tetapi kami harus tenang,” jelas Guardiola.

“Sekarang kami pergi ke Burn­ley dan kami tahu betapa sulitnya itu. Sangat penting untuk men­jadi tenang. Kami masih belum juara dengan tiga pertandingan tersisa - itu luar biasa dengan poin yang kami dan Liverpool miliki,” sambungnya.

“Saya mengatakan kepada para pemain agar tidak terlalu ber­santai besok, jangan menonton televisi, cukup istirahat dan tidur,” tandasnya.

Standar Baru

Pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer mengkritik sikap pe­mainnya setelah kalah telak 0-4 dari Everton pada hari Minggu lalu. Dia mendapat respon dengan kinerja yang jauh lebih energik dan berkomitmen, namun kualitas City yang lebih baik men­jadi pembeda.

“Mereka telah menetapkan standar dalam beberapa musim terakhir. Mereka telah menjadi tim terbaik di negara ini dan itu­lah standar yang ingin kami ca­pai,” ujar Solskjaer.

Namun, kekalahan Arsenal dari Wolves membuat Setan Merah masih berada pada posisi bagus dalam perburuan untuk kualifikasi Liga Champions. MU harus men­galahkan Chelsea yang berada di posisi keempat saat berhadapan pada akhir pekan ini.

“Saya prihatin dengan kurangnya kemenangan,” ucap Solskjaer. “Ken­yataan yang aneh adalah bahwa kami masih bersaing untuk empat besar. Kami membutuhkan lebih banyak kualitas pada hari Minggu karena kami harus memenang­kan pertandingan itu. Jika kami menang, kami memiliki dua pertandingan untuk mendapat­kan poin dan gol yang kami butuh­kan ,” sambungnya.

Solskjaer telah menye­salkan tingkat kebugaran skuad MU dalam beber­apa pekan terakhir dan itu terjadi lagi saat ber­hadapan dengan City.

Bernardo Silva membuka keunggu­lan City pada menit ke-54. Sane yang jarang dimainkan oleh Guardiola akh­ir-akhir ini, sekali lagi menunjukkan kemampuannya untuk membuat perbedaan dalam pertandingan ter­besar. Sane menjar­ingkan gol kedua di menit ke-66.

“Saya suka mengkritiknya kare­na saya tahu potensin­ya,” ujar Guardiola tentang Sane. “Cara dia bermain dan mencetak gol sangat luar biasa,” sambungnya. ben/AFP/S-1

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment