Catu Daya Bertenaga Matahari | Koran Jakarta
Koran Jakarta | May 31 2020
No Comments
TEKNO - CATU DAYA PORTABLE

Catu Daya Bertenaga Matahari

Catu Daya Bertenaga Matahari

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Sekarang sudah lumrah mendapatkan alat-alat pintar yang terkoneksi dengan peralatan lainnya dan membantu meringankan aktifitas manusia.

Biasanya yang jadi permasalahan untuk mengoperasikan alat-alat pintar tersebut adalah membutuhkan daya listrik yang cukup besar untuk dapat berfungsi. Baterai merupakan tempat penyimpanan daya yang sering digunakan.

Inipun membutuhkan catu daya listrik yang efisien dan praktis untuk selalu siap digunakan. Selain catu daya dengan menggunakan listrik rumah, penggunaan panel surya sebagai sumber listrik merupakan solusi yang dipilih. Laman Trendhunter.com menampilkan catu daya luar ruangan Portabel SolarHornet yang berkapasitas 1.200Wh.

SolarHornet adalah solusi untuk para petualang dan mereka yang suka berkemah di hutan belantara, dimana mereka tetap bisa menjaga hubungan dengan dunia luar.  Unit ini memiliki panel surya 30W yang luas di bagian atas yang akan menangkap listrik untuk penyimpanan di blok baterai 1.200Wh dalam. 

 Sistem ini dapat digunakan untuk menyalakan hampir semua jenis perangkat atau alat berkat port konektivitas serba guna untuk membuat para petualang memiliki kemudahan selama melakukanh perjalanan di hutan belantara.

Catu daya luar ruang portabel ‘SolarHornet’ adalah bagian dari solusi konektivitas ketika pengguna mencari produk yang dapat mengikuti gaya hidup mereka sekalipun jauh dari kota.

SolarHornet yang bernama tepat yang dilengkapi dengan panel surya dan banyak konektor untuk menjaga semua perangkat seluler pengguna tetap bertenaga saat jauh dari jaringan. Generator tenaga surya ini dapat digunakan di mana saja, baik untuk instalasi bergerak atau yang tetap, dengan bentuk yang kecil, dan karenanya ideal untuk kendaraan dan kapal.

Penyuka perjalanan off-road dan outdoor tetap bisa melakukan konektifitasnya karena alat ini dapat diangkut ke lokasi terpencil seperti dalam sebuah ekspedisi untuk menghasilkan listrik dari sinar matahari.

Terlepas dari ukurannya yang ringkas, generator tenaga surya seluler ini berisi semua komponen teknis dan elektronik yang relevan untuk menjadikannya solusi menyeluruh untuk berbagai aplikasi. Casing generator ini terbuat dari aluminium yang kuat, ringan dan dapat ditumpuk, sehingga tidak mudah rusak.

Ukurannya sekitar 58 x 39 x 27 sentimeter, keduanya dikunci, ada gagang perlindungan yang padat sehingga mampu mencegah masuknya air. Panel surya 30W terintegrasi di atas; 1000W / m2; suhu operasi -40 hingga + 85 ° C - blok baterai deep AGM dengan kapasitas 1200Wh (100Ah, 12V; segera juga dalam 24V tersedia).

Pengontrol surya terintegrasi termasuk pelindung baterai; maks. 20A - inverter terintegrasi; gelombang sinus murni; 1000W; puncak: + 500W (150%) untuk 10detik, + 1000W (200%) untuk 2detik, 230V kali 50Hz; perlindungan tegangan lebih. Ada alat otomatis karena kelebihan atau perlindungan overheat; suhu operasi -15 hingga + 40 ° C.

Pemutus Sirkuit Pemutus Arus Sisa yang terintegrasi (RCCB / “Ground Fault Circuit Interrupter”); Miniature Circuit Breaker (MCB / “Switch Line”) - Sekering 12V yang dapat diakses untuk perlindungan perangkat.  Tersedia konektor pengisian USB, Dual-USB 4.1A / 2x, jack pemantik rokok, soket plug 1x 230V; ruang untuk menempatkan perangkat pengisi daya.

Konektor MC4 untuk menghubungkan panel surya tambahan, konektor arus tinggi untuk menghubungkan sistem pasokan di papan untuk pengisian dengan menjalankan mesin, termasuk penjaga baterai mobil. Monitor baterai Bluetooth opsional; Kompatibel dengan iOS & Android, Soket Quick-Charge 3.0 dan USB-C opsional.

Untuk beratnya, catu daya ini di bawah 40 kilogram ini memungkinkan untuk pengiriman internasional standar dengan layanan paket. Produk ini telah memenuhi standar UE untuk kesehatan, keselamatan, dan perlindungan lingkungan dengan penandaan CE. ars

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment