Koran Jakarta | June 27 2019
No Comments

Cara Mencegah Printer dari Peretasan

Cara Mencegah Printer dari Peretasan

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Printer yang terhubung ke jaringan internet saat ini menjadi sasaran peretasan. Jika suatu malam yang tenang, tiba-tiba mendengar suara printer di ruang sebelah, dan sedang mencetak sesuatu dengan gilanya tanpa adanya permintaan dari siapa pun, maka dipastikan alat ini sedang diretas.

Corporate Communications Manager Kaspersky Lab South East Asia Sanjeev Nair, mengatakan, printer yang diretas akan mengeluarkan iklan dari perusahaan tertentu yang menjanjikan untuk mengiklankan barang melalui printer. Peretas lalu tiada henti-hentinya mencetak semua jenis gobbledygook atau uraian berbelit-belit dan tidak jelas. “Printer akan mencetak konten yang sangat meragukan. Jika ini yang terjadi makan printer Anda diretas.

Banyak orang sudah merasakannya,” ujar Sanjeev baru-baru ini. Lebih jauh ia menjelaskan, serangan terhadap printer bukanlah hal yang baru, dan agak mengejutkan bahwa ide tersebut baru saja menjadi mainstream belakangan ini. Hal ini pernah terjadi pada era fax, dengan spam fax sangat popular.

Spam fax bekerja dengan mendistribusikan iklan dan materi lainnya melalui fax. Tidak heran pada 1991, AS mensahkan undang-undang untuk melarang praktik spam fax, yang juga bertepatan dengan penurunan penggunaan fax secara umum di seluruh dunia.

Peneliti Aaron Weaver pada 2008 yang menerbitkan sebuah artikel untuk menjelaskan bagaimana halaman Web dapat dibuat untuk meluncurkan perintah cetak pada setiap printer pengunjung. Pada 2016 terdapat juga serangan massal berupa peretasan printer jaringan pada lebih dari selusin perguruan tinggi di AS dan mencetak selebaran rasis pada mereka.

Bagaimana Cara Mencegah Peretasan Pada Printer Anda? Sebagian besar pengguna mungkin tidak membutuhkan printer mereka untuk terhubung ke Internet. Dan hanya printer jaringan saja yang dapat diretas menggunakan metode yang dijelaskan di atas. Sanjeev menyarankan lebih baik untuk melepaskan printer dari Internet, namun tetap menhubungkannya ke jaringan lokal. Untuk menghindari serangan lebih lanjut maka nonaktifkan pengaturan printer apa pun yang melibatkan pencetakan melalui Internet.

Selain itu perlu mengubah nama pengguna dan kata sandi, jika printer menggunakan kredensial login, maka jangan pernah menyimpan nilai default. Tutup port router 9100, 515, dan 721-731. Lihat juga pengguna router manual untuk mencari tahu caranya. “Langkah paling akhir matikan printer saat tidak digunakan,” ujar Rajeev. hay/E-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment