Koran Jakarta | October 20 2017
No Comments
JJ ROYAL BRASSERIE

Brunch With french toast

Brunch With french toast

Foto : JJ ROYAL
French Toast
A   A   A   Pengaturan Font

Sarapan sekarang datang dalam berbagai macam pilihan. Bersantap di pagi hari itu memerlukan makanan yang rasanya enak dan memiliki gizi lengkap. Namun tidak jarang di saat akhir pekan, kita lebih memilih untuk memulai aktifitas tidak seawal biasanya. Sehingga brunch menjadi hal yang sering dilakukan pada akhir pekan yang santai.

Maka tentunya akan menyenangkan bila saat brunch disuguhi menu yang pas, tidak terlalu kuat aroma dan rasanya. Ada banyak pilihan, seperti pancake untuk sarapan. Tapi bila setiap pagi ditemani dengan menu tersebut bisa saja bosan.

Ada pilihan menu sarapan yang dari segi rasa begitu lengkap. Menu tersebut adalah French Toast atau Roti Telur Perancis. Walaupun namanya roti Perancis, ternyata bila melihat catatan perjalanan kuliner dunia, menu yang memiliki sebutan lain Gipsy Bread atau Eggy Bread ini berasal dari Portugal.

Makanan ini terbuat dari lembaran roti tawar baru yang dicelupkan ke dalam kocokan telur, kemudian digoreng dengan mentega hingga bagian telurnya berwarna kecokelatan. Ada dua pilihan rasa untuk menu ini, yaitu manis atau asin.

Bila proses membuatnya diberi tambahan garam, saus, mayonnaise dan parutan keju, maka French Toast dengan rasa asin dan gurih lah yang akan anda nikmati. Tapi kalau suka dengan rasa manis bisa ditambahkan gula, susu, krim, vanilla atau bubuk kayu manis.

Menu yang terlihat sederhana ini ternyata memiliki catatan panjang. French Toast termasuk sebagai menu warisan yang sudah lama ada, karena dalam sebuah buku koleksi resep menu Latin dari abad ke-5, disebutkan beberapa koki masak telah mencelupkan roti dengan susu, bukan dengan telur. Nama dari roti tersebut adalah Aliter Dulcia yang artinya “hanya hidangan manis lainnya”.

Kemudian pada abad ke- 14 ada catatan resep dari Jerman yang menyajikan hidangan dengan nama Arme Ritter dari bahasa Jerman atau dalam bahasa Inggris disebut Poor Knights. Selanjutnya Poor Knights menyebar ke negara Eropa lainnya, dan namanya menjadi French Toast di Denmark, Swedia, Finlandia dan Norwegia.

Di abad ke-15 ditemukan resep dari Inggris yang bernama Pain Perdu, nama tersebut dari bahasa Perancis yang berarti roti sisa. Resep ini hampir mirip dengan French Toast, tapi menggunakan roti yang sudah diinapkan, bukan roti baru. Sekarang di seluruh negara di dunia ada berbagai variasi French Toast. Seperti di Hong Kong, menu ini disajikan dengan cara sederhana, yaitu roti dibuat agak kering, dan disajikan panas dengan olesan mentega, madu dan sirup.

Di Amsterdam, menu ini disajikan dengan tambahan telur mata sapi setengah matang, sosis, dan daging asap.

Di Indonesia, ada resto yang menyajikan French Toast dengan sentuhan khas. Resto tersebut adalah JJ Royal Brasserie, tempat yang asyik untuk menyantap sarapan dan juga memiliki daftar menu yang beragam. Berlokasi di Lotte Shopping Avenue Mall, LG Floor A01 – 02, Ciputra World Jalan Dr. Satrio Kav. 3-5 Jakarta Selatan.

Resto ini lokasinya sangat strategis, berada di tengah kota atau pusat perbelanjaan. Memiliki desain interior yang khas, juga ada area outdoor, dimana pengunjung selain bisa duduk santai menyantap hidangan, juga berkesempatan menikmati suasana kota Jakarta secara langsung tanpa tersekat pembatas kaca.

Di JJ Royal Brasserie, French toast disajikan dengan whipped cream, beragam buah berry, Nutella dan sirup maple. Rasa manis dari buah dan sirup membuat hidangan ini semakin pas bila didampingi dengan teh atau kopi.

Tapi harus diingat, French Toast ini adalah weekend bruch menu. Jadi hanya tersedia pada Sabtu dan Minggu, mulai pukul 11.00 WIB sampai 16.00. WIB.

Untuk mendapatkan kenikmatan brunch yang unik dan bergizi ini, anda cukup membayar seporsi French Toast dengan harga Rp 55,000 belum termasuk pajak dan service.

Dengan lingkungan resto yang nyaman dan berkelas, menjadikan suasana sarapan anda penuh semangat, apalagi bila bersama teman atau keluarga tercinta. ars

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment