British Council Tingkatkan Guru Muhammadiyah | Koran Jakarta
Koran Jakarta | January 21 2020
No Comments
Kemampuan Bahasa Inggris

British Council Tingkatkan Guru Muhammadiyah

British Council Tingkatkan Guru Muhammadiyah

Foto : ANTARA/TRISNO JULIANTORO
PELUNCURAN PROGRAM | Direktur British Council Indonesia, Paul Smith (kiri), Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti (tengah), dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, memainkan alat musik angklung bersama siswa-siswa Muhammadiyah, saat peluncuran Program Peningkatan Kapasitas Bahasa Inggris untuk Guru Muhammadiyah, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (27/11).
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – British Council dan Kedutaan Besar Inggris bekerjasama dengan Pimpin­an Pusat (PP) Muhammadi­yah meluncurkan program peningkatan kapasitas bahasa Inggris untuk guru-guru Mu­hammadiyah. Program ini merupakan bagian dari kam­panye English For Indonesia yang sebelumnya sudah dilun­curkan, yaitu sebuah program upaya berkesinambungan da­lam meningkatkan akses dan kualitas materi belajar dan mengajar bahasa Inggris un­tuk anak-anak, guru, siswa, mahasiswa, dan profesional di Indonesia.

Program peningkatan kapa­sitas ini terdiri dari tiga Train­ing of Trainers (ToT) secara langsung yang akan dilaksana­kan di Jakarta, Surabaya, dan Makassar, serta ToT secara on­line terbagi dalam 3 edisi yang dapat disimak melalui aplikasi pendidikan digital EduMu dan Facebook British Council Indo­nesia.

“Kerja sama dengan Mu­hammadiyah merupakan satu dari banyak program pening­katan kemampuan bahasa Inggris yang sedang dan akan kami lakukan dengan ber­bagai pihak. Program ini ber­tujuan meningkatkan kuali­tas dan kemampuan bahasa Inggris di kalangan generasi muda dan para pengajar,” ujar Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, saat Peluncuran Pro­gram Peningkatan Kapasitas Bahasa Inggris untuk Guru Muhammadiyah, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadi­yah, Menteng, Jakarta, Selasa (27/11).

Moazzam menjelaskan, ba­hasa Inggris merupakan ba­hasa global yang wajib dikuasai oleh semua lapisan yang ingin memajukan kehidupan dan kariernya.

Sebagai negara yang me­miliki potensi yang besar, me­nurut dia, jika Indonesia ingin memiliki panggung di dunia, kefasihan bahasa Inggris me­rupakan suatu keperluan yang utama, karena bidang bisnis, riset, pendidikan, kebudaya­an, serta politik internasional sebagian besar menggunakan bahasa Inggris.

“Dengan bahasa Inggris, kita akan dengan mudah terhubung dengan dunia internasional, memecahkan isu-isu yang menjadi persoalan bersama, bahkan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan. Apa­pun maumu, #AyoLearnEnglish dulu,” serunya.

Direktur British Council Indonesia, Paul Smith, me­ngatakan rangkaian pelatihan program pelatihan offline dan online akan membantu guru untuk mengembangkan materi pembelajaran untuk para siswa di sekolah.

“Kami optimistis para pela­jar dapat menemukan proses belajar mengajar yang lebih menarik, kreatif, dan interaktif yang akan membantu memoti­vasi siswa ketika belajar bahasa Inggris,” katanya.

Cerdaskan Kehidupan

Sementara itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menuturkan pro­gram peningkatan kapasitas bahasa Inggris untuk guru-gu­ru Muhammadiyah ini akan sa­ngat membantu peran organi­sasinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Saya mendorong guru-guru di sekolah dan madrasah Muhammadiyah agar meman­faatkan secara optimal fasilitas yang disediakan oleh British Council ini,” katanya.

Abdul Mu’ti pun berha­rap kemitraan dengan British Council yang saat ini difokus­kan pada guru-guru sekolah dan madrasah Muhammadi­yah dapat dikembangkan de­ngan menyasar para siswa. tri/E-3

Klik untuk print artikel
No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment