Koran Jakarta | December 18 2018
No Comments

BRI Kucurkan Pembiayaan Rp1Triliun ke BFI Finance

BRI Kucurkan Pembiayaan Rp1Triliun ke BFI Finance

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memberikan fasilitas uncommitted Loan sebesar 1 triliun rupiah kepada perusahaan pembiayaan PT. BFI Finance Indonesia, Tbk.

Pemberian pinjaman itu sebagai strategi bank meningkatkan pertumbuhan pangsa pasar bisnis pembiayaan kendaraan bermotor.


Penandatanganan kerja sama dilaksanakan di Jakarta pada Senin (19/11) dan dihadiri oleh Executive Vice President Kredit Konsumer Bank BRI Sutadi serta Direktur Utama BFI Finance, Francis Lay Sioe Ho.

“Pemberian fasilitas pembiayaan itu merupakan salah satu bentuk komitmen dan kepercayaan bank kepada perusahaan pembiayaan,” kata Corporate Secretary Bank BRI, Bambang Tribaroto.


BFI Finance sendiri merupakan salah satu perusahaan pembiayaan yang fokus terhadap layanan pembiayaan kepada konsumen mobil baru dan bekas, sepeda motor bekas, pembiayaan alat berat, mesin, dan peralatan lainnya.


Kerja sama kedua perusahaan sudah terjalin secara berkesinambungan sejak 2010 melalui fasilitas Uncommitted Line skema Channeling dan Joint Financing.


Di samping itu Bank BRI juga memberikan beberapa layanan perbankan lainnya seperti Cash Management System BRI (CMS BRI), BRI Virtual account (BRIVA), Kartu Kredit, Corporate Card dan Rekening Giro.


Selama periode Januari hingga Desember 2018, Bank BRI menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit kendaraan bermotor sebesar 1triliun rupiah.

Secara umum, hingga akhir kuartal III 2018 kinerja kredit konsumer perseroan menunjukkan performa positif dan tumbuh di atas rata rata industri perbankan nasional.


Per September 2018, tercatat penyaluran kredit konsumer BRI mencapai 127,3 triliun rupiah, tumbuh 17,6 persen year on year dengan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL sebesar 1,25 persen. bud/E-10

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment