Koran Jakarta | May 27 2018
No Comments
Skandal Presiden Korsel

Bos Lotte Divonis 2,5 Tahun

Bos Lotte Divonis 2,5 Tahun

Foto : ISTIMEWA
Shin Dong-bin
A   A   A   Pengaturan Font

SEOUL – Pengadilan memvonis 2,5 tahun penjara bos perusahaan ritel raksasa Korea Selatan (Korsel) Lotte Group, Shin Dong-bin. Pengadilan juga memerintahkan kepada aparat terkait untuk segera mengeksekusi CEO Lotte Group itu masuk ke dalam penjara. Pengadilan menyatakan Shin bersalah atas tuduhan telah memberikan tujuh miliar won (sekitar 6,5 juta dollar AS) kepada orang kepercayaan mantan Presiden Park Geun-hye.

Diduga ini adalah imbalan bantuan pemerintah dalam memberikan lisensi untuk mengoperasikan toko bebas bea. Menanggapi putusan pengadilan tersebut, pihak Lotte menyatakan menghormati sekaligus menyesali. “Kami menghormati keputusan pengadilan, namun kami menyesali hasilnya.

Kami khawatir hal ini bisa berdampak negatif menjelang rencana IPO Hotel Lotte dan penyelesaian perusahaan induk dan investasi serta pekerjaan,” tulis pesan singkat Lotte Corp seperti dikutip Bloomberg, Selasa (13/2). Vonis terhadap Shin Dongbin lebih ringan dari tuntutan jaksa, yakni empat tahun penjara.

Shin menjadi bos konglomerat teratas yang akan dipenjara karena berusaha untuk mencari bantuan dari mantan Presiden Korsel, Park, yang telah dilengserkan sebelumnya. Masa penjara untuk Shin mengikuti keputusan pada Desember.

Saat itu, pengadilan sudah memutuskan dia bersalah karena melanggar kepercayaan dan penggelapan dalam kasus yang berbeda, namun ditunda sehingga dia masih bisa menjalankan usahanya.

Sementara itu, teman dekat mantan pemimpin Korea Selatan, Park Geun-hye, yang berada di tengah skandal jual beli pengaruh yang mengguncang elite bisnis dan elite politik negara tersebut, yakni Choi Soon-sil divonis 20 tahun penjara. Choi Soon-sil, wanita kepercayaan Park, dihukum karena menerima suap dari konglomerat Korsel termasuk Samsung, pembuat ponsel pintar dan semikonduktor terbesar di dunia, dan Grup Lotte.

Selain itu, salah satu mantan ajudan senior Park menerima hukuman enam tahun penjara. Park dipecat dari kepresidenan Maret lalu, setelah dimakzulkan dan diadili secara terpisah atas tuduhan penyuapan, penyalahgunaan kekuasaan, dan kekerasan. Dia membantah melakukan pelanggaran hukum. 

 

Ant/AR-2

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment