Koran Jakarta | October 21 2019
No Comments
Inaugurasi Wali Kota Bogor

Bima Arya Tegaskan Berdiri Di Atas Semua Golongan

Bima Arya Tegaskan Berdiri Di Atas Semua Golongan

Foto : ANTARA/Arif Firmansyah
pidato pertama I Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih 2019-2024 Bima Arya (kiri) dan Dedie A. Rachim (kanan) menyapa warga Bogor saat inagurasi Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor di Taman Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/4). Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih berkeliling menggunakan kendaraan terbuka menyapa warga Bogor dan menyampaikan pidato pertamanya di Balai Kota Bogor.
A   A   A   Pengaturan Font

BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menyampaikan pidato pertamanya dalam acara inaugurasi masa jabatan wali kota Bogor 2019–2024. Dalam pidatonya, Bima Arya menyampaikan sikapnya untuk berdiri di atas semua golongan meskipun dirinya maju sebagai wali kota lewat dukungan Partai Amanat Nasional (PAN).

Wali Kota Bogor, Bima Arya, dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, hari Minggu (21/4), menghadiri inaugurasi untuk masa jabatan 2019–2024. Sejumlah tokoh seperti Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, hingga Ketua MPR sekaligus Ketum PAN, Zulkifli Hasan hadir.

Hadir juga anggota DPR RI, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, serta Unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor.

Saat tiba di Balai Kota Bogor, Bima-Dedie disambut Rampak Gendang, kesenian khas Jawa Barat. Bima Arya didampingi istri, Yane Ardian, dan anaknya, diikuti Dedie bersama istri, Yanti Rachim, dan anaknya.

Sebelum menghadiri inaugurasi, ada beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan. Bima-Dedie di antaranya berpidato di hadapan publik Bogor saat pelaksanaan Car Free Day (CFD).

Sebelumnya, pada hari Sabtu (20/4) Bima Arya dan Dedie A Rachim dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. PelantiBumikan ini sempat ditunda selama sebulan dari bulan Maret karena adanya proses pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Rujuk PAN

Meskipun hubungan Bima Arya dengan Partai Amanat Nasional diketahui sedang tidak baik karena dukungannya ke Jokowi dalam pilpres, Bima tetap menghaturkan terima kasih kepada Zulkifli Hasan dalam pidato pertamanya sebagai Wali Kota Bogor periode 2019–2024. Menurutnya, jabatan yang kini ia duduki tentunya atas dasar restu Zulkifli.

“Tanpa restu dari PAN, tidak mungkin saya ada di sini. Insya Allah, saya akan berjuang dan saya selalu bangga menjadi kader PAN,” kata Wakil Ketua Umum PAN itu saat menyampaikan pidato.

Selain itu, Bima mengaku akan menjalankan mandat dari partai maupun masyarakat Kota Bogor dengan sebaik-baiknya. “Hadirin izinkan saya menjadi Wali Kota untuk semua bagi yang tidak memilih atau memilih semua kiai, semua golongan, semua agama, semua rakyat Bogor tanpa terkecuali,” tuturnya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyanjung Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, dalam kesempatan yang sama, Minggu. Seolah tidak terlihat kalau keduanya sedang terlibat konflik internal PAN terkait dukungan Bima di Pemilihan Presiden (Pilpres) yang berseberangan dengan partai.

“Semua sukunya, agamanya, yang milih atau tak milih, Bima (tetap) jadi bapaknya Kota Bogor. Kebersamaan intinya,” kata Zulkifli.

Ketika ditanya mengenai penyelesaian konflik keduanya di internal partai, Zulkifli enggan berbicara panjang lebar. Menurutnya, PAN sampai sekarang masih fokus menunggu hasil dari Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.  Ant/P-6

No comments for this article. Be the first to comment to this article.

Submit a Comment